30 Ayat Al-Qur'an Dilarang Baca Mengandung Seruan Berperang

30 Ayat Al-Qur'an Dilarang Baca Mengandung Seruan Berperang 

banyaknya seruan bahwa ISLAM adalah agama damai, agama terberkati dll membuat kita bangga menjadi pemeluknya. TETAPI ternyata ada sisi gelap yang wajib kita ketahui juga, bahwa salah dalam memahami ISLAM akan berdampak negatif, peperangan tiada henti seprti di Timur-Tengah. semoga bangsa kita bisa memahami ISLAM sehinga Fanatik berlebihan tidak menghancurkan kedamaian di negeri kita ini.

Ayat TERORISME
Hukum Membunuh orang lain yang beda pandangan walau dengan sesama Muslim

Beberapa Negara yang terancam dengan Gerakan Islam dan dalam upaya anti teroris, segala daya dan upaya akan dilakukannya mulai dari membatasi dan mengawasi da'i hingga memblokir semua situs muslim online yang mendukung paham radikal dan simpatisan paham radikal hal ini dilakukan bertujuan mencegah adanya gerakan islam radikal di negara tersebut termasuk juga berlaku di Indonesia negara mayoritas muslim

Hal Lebih parah dan mencengankan lagi termasuk ada upaya pada penghilangan ayat ayat Al-qur'an cetakan negara akan dihapus dihapus ayat ayat al-qur'an yang ada seruan jihad, dengan alasan yang sama untuk mewaspadai acaman pemahaman radikal atau teroris dari ummat islam

hal ini sangat kita sayangka bukan berdampak baik bagi umat islam dan bagi negara mayoritas islam bahkan secara langsung membangun kesan bahwa kitab suci orang muslim mengandung Makar, yang pada hakikatnya bukan seperti yang di terjemahkan media barat arti dan pemahaman jihad yang tersebut didalam Alqu'an

dan pada upaya pencegahan terorisme yang keliru hingga mengambil tindakan yang keliru sekaligus umat muslim pun merespon dengan cara yang keliru hingga terbangun lah sebuah pemahaman yang keliru secara menyeluruh baik di umat muslim atau nonmuslim tentang arti jihad dan teroris keduanya itu terpisah dan berjalan berlawanan arah
adapun AYAT Al-Qur'an TERLARANG tersebut diantaranya:
(Al-Baqarah):218, (Al-Baqarah):273, ('Āli `Imrān):142, (An-Nisā'):95,  (Al-Mā'idah):35, (Al-Mā'idah):54,  (Al-'Anfāl):72, (Al-'Anfāl):74, (At-Tawbah):16, (At-Tawbah):19, (At-Tawbah):20, (At-Tawbah):24, (At-Tawbah):41, (At-Tawbah):44, (At-Tawbah):73, (At-Tawbah):81, (At-Tawbah):86,(At-Tawbah):87, (At-Tawbah):88, (At-Tawbah):90, (At-Tawbah):91, (An-Naĥl):110,  (Al-Ĥaj):78, (Al-Furqān):52, (Al-`Ankabūt):6, (Al-`Ankabūt):69, Muĥammad:31, (Al-Ĥujurāt):15, (Al-Mumtaĥanah):1 dan (Aş-Şaf):11


BERIKUT 30 AYAT AYAT AL-QUR"AN YANG MENGANDUNG PESAN JIHAD
Al-Baqarah ayat 218

inna alladziina aamanuu waalladziina haajaruu wajaahaduu fii sabiili allaahi ulaa-ika yarjuuna rahmata allaahi waallaahu ghafuurun rahiimun 
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berJIHAD di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [QS 2:218]
Al-Baqarah ayat 273

lilfuqaraa-i alladziina uhsiruu fii sabiili allaahi laa yastathii'uuna dharban fii al-ardhi yahsabuhumu aljaahilu aghniyaa-a mina altta'affufi ta'rifuhum bisiimaahum laa yas-aluuna alnnaasa ilhaafan wamaa tunfiquu min khayrin fa-inna allaaha bihi 'aliimun 
(Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh JIHAD) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari minta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengatahui. [QS 2:273]
Ali Imran ayat 142

am hasibtum an tadkhuluu aljannata walammaa ya'lami allaahu alladziina jaahaduu minkum waya'lama alshshaabiriina 
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berJIHAD diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar. [QS 3:142]
An-Nisa ayat 95

laa yastawii alqaa'iduuna mina almu/miniina ghayru ulii aldhdharari waalmujaahiduuna fii sabiili allaahi bi-amwaalihim wa-anfusihim fadhdhala allaahu almujaahidiina bi-amwaalihim wa-anfusihim 'alaa alqaa'idiina darajatan wakullan wa'ada allaahu alhusnaa wafadhdhala allaahu almujaahidiina 'alaa alqaa'idiina ajran 'azhiimaan 
Tidaklah sama antara mu'min yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai 'uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berJIHAD dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar, [QS 4:95]
Al-Mā'idah ayat 35

yaa ayyuhaa alladziina aamanuu ittaquu allaaha waibtaghuu ilayhi alwasiilata wajaahiduu fii sabiilihi la'allakum tuflihuuna 
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berJIHADlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan. [QS 5:35]
Al-Mā'idah ayat 54

yaa ayyuhaa alladziina aamanuu man yartadda minkum 'an diinihi fasawfa ya/tii allaahu biqawmin yuhibbuhum wayuhibbuunahu adzillatin 'alaa almu/miniina a'izzatin 'alaa alkaafiriina yujaahiduuna fii sabiili allaahi walaa yakhaafuuna lawmata laa-imin dzaalika fadhlu allaahi yu/tiihi man yasyaau waallaahu waasi'un 'aliimun 
Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu'min, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berJIHAD dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui. [QS 5:54]

Al-'Anfāl ayat 72

inna alladziina aamanuu wahaajaruu wajaahaduu bi-amwaalihim wa-anfusihim fii sabiili allaahi waalladziina aawaw wanasharuu ulaa-ika ba'dhuhum awliyaau ba'dhin waalladziina aamanuu walam yuhaajiruu maa lakum min walaayatihim min syay-in hattaa yuhaajiruu wa-ini istansharuukum fii alddiini fa'alaykumu alnnashru illaa 'alaa qawmin baynakum wabaynahum miitsaaqun waallaahu bimaa ta'maluuna bashiirun 
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berJIHAD dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertoIongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itu satu sama lain lindung-melindungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun atasmu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah. (Akan tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah ada perjanjian antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. [QS 8:72]
Al-'Anfāl ayat 74

waalladziina aamanuu wahaajaruu wajaahaduu fii sabiili allaahi waalladziina aawaw wanasharuu ulaa-ika humu almu/minuuna haqqan lahum maghfiratun warizqun kariimun 
Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berJIHAD pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rezki (ni'mat) yang mulia. [QS 8:74]
At-Taubah ayat 16

am hasibtum an tutrakuu walammaa ya'lami allaahu alladziina jaahaduu minkum walam yattakhidzuu min duuni allaahi walaa rasuulihi walaa almu/miniina waliijatan waallaahu khabiirun bimaa ta'maluuna 
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan, sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berJIHAD di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, RasulNya dan orang-orang yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. [QS 9:16]
At-Taubah ayat 19

aja'altum siqaayata alhaajji wa'imaarata almasjidi alharaami kaman aamana biallaahi waalyawmi al-aakhiri wajaahada fii sabiili allaahi laa yastawuuna 'inda allaahi waallaahu laa yahdii alqawma alzhzhaalimiina 
Apakah (orang-orang) yang memberi minuman orang-orang yang mengerjakan haji dan mengurus Masjidilharam kamu samakan dengan orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta berJIHAD di jalan Allah? Mereka tidak sama di sisi Allah; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim. [QS 9:19]
At-Taubah ayat 20

alladziina aamanuu wahaajaruu wajaahaduu fii sabiili allaahi bi-amwaalihim wa-anfusihim a'zhamu darajatan 'inda allaahi waulaa-ika humu alfaa-izuuna 
orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan. [QS 9:20]
At-Taubah ayat 24

qul in kaana aabaaukum wa-abnaaukum wa-ikhwaanukum wa-azwaajukum wa'asyiiratukum wa-amwaalun iqtaraftumuuhaa watijaaratun takhsyawna kasaadahaa wamasaakinu tardhawnahaa ahabba ilaykum mina allaahi warasuulihi wajihaadin fii sabiilihi fatarabbashuu hattaa ya/tiya allaahu bi-amrihi waallaahu laa yahdii alqawma alfaasiqiina 
Katakanlah: "jika bapa-bapa , anak-anak , saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan RasulNYA dan dari berjihad di jalan NYA, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan NYA". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. [QS 9:24]
At-Taubah ayat 41

infiruu khifaafan watsiqaalan wajaahiduu bi-amwaalikum wa-anfusikum fii sabiili allaahi dzaalikum khayrun lakum in kuntum ta'lamuuna
Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berJIHADlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. [QS 9:41]
At-Taubah ayat 44

laa yasta/dzinuka alladziina yu/minuuna biallaahi waalyawmi al-aakhiri an yujaahiduu bi-amwaalihim wa-anfusihim waallaahu 'aliimun bialmuttaqiina 
Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, tidak akan meminta izin kepadamu untuk tidak ikut berJIHAD dengan harta dan diri mereka. Dan Allah mengetahui orang-orang yang bertakwa. [QS 9:44]
At-Taubah ayat 73

yaa ayyuhaa alnnabiyyu jaahidi alkuffaara waalmunaafiqiina waughluzh 'alayhim wama/waahum jahannamu wabi/sa almashiiru 
Hai Nabi, berJIHADlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah jahannam. Dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya. [QS 9:73]
At-Taubah ayat 81

fariha almukhallafuuna bimaq'adihim khilaafa rasuuli allaahi wakarihuu an yujaahiduu bi-amwaalihim wa-anfusihim fii sabiili allaahi waqaaluu laa tanfiruu fii alharri qul naaru jahannama asyaddu harran law kaanuu yafqahuuna 
Orang-orang yang ditinggalkan (tidak ikut perang) itu, merasa gembira dengan tinggalnya mereka di belakang Rasulullah, dan mereka tidak suka berJIHAD dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah dan mereka berkata: "Janganlah kamu berangkat (pergi berperang) dalam panas terik ini". Katakanlah: "Api neraka jahannam itu lebih sangat panas(nya)" jika mereka mengetahui. [QS 9:81]
At-Taubah ayat 86

wa-idzaa unzilat suuratun an aaminuu biallaahi wajaahiduu ma'a rasuulihi ista/dzanaka uluu alththhawli minhum waqaaluu dzarnaa nakun ma'a alqaa'idiina 
Dan apabila diturunkan suatu surat (yang memerintahkan kepada orang munafik itu): "Berimanlah kamu kepada Allah dan berjihadlah beserta Rasul-Nya", niscaya orang-orang yang sanggup di antara mereka meminta izin kepadamu (untuk tidak berJIHAD) dan mereka berkata: "Biarkanlah kami berada bersama orang-orang yang duduk". [QS 9:86]
At-Taubah ayat 87

radhuu bi-an yakuunuu ma'a alkhawaalifi wathubi'a 'alaa quluubihim fahum laa yafqahuuna
Mereka rela berada bersama orang-orang yang tidak berperang, dan hati mereka telah dikunci mati maka mereka tidak mengetahui (kebahagiaan beriman dan berJIHAD). [QS 9:87]
At-Taubah ayat 88

laakini alrrasuulu waalladziina aamanuu ma'ahu jaahaduu bi-amwaalihim wa-anfusihim waulaa-ika lahumu alkhayraatu waulaa-ika humu almuflihuuna 
Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersama dia, mereka berJIHAD dengan harta dan diri mereka. Dan mereka itulah orang-orang yang memperoleh kebaikan, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. [QS 9:88]
At-Taubah ayat 90

wajaa-a almu'adzdziruuna mina al-a'raabi liyu/dzana lahum waqa'ada alladziina kadzabuu allaaha warasuulahu sayushiibu alladziina kafaruu minhum 'adzaabun aliimun 
Dan datang (kepada Nabi) orang-orang yang mengemukakan 'uzur, yaitu orang-orang Arab Baswi agar diberi izin bagi mereka (untuk tidak berJIHAD), sedang orang-orang yang mendustakan Allah dan Rasul-Nya, duduk berdiam diri saja. Kelak orang-orang yang kafir di antara mereka itu akan ditimpa azab yang pedih. [QS 9:90]
At-Taubah ayat 91

laysa 'alaa aldhdhu'afaa-i walaa 'alaa almardaa walaa 'alaa alladziina laa yajiduuna maa yunfiquuna harajun idzaa nashahuu lillaahi warasuulihi maa 'alaa almuhsiniina min sabiilin waallaahu ghafuurun rahiimun 
Tiada dosa (lantaran tidak pergi berJIHAD) atas orang-orang yang lemah, orang-orang yang sakit dan atas orang-orang yang tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan, apabila mereka berlaku ikhlas kepada Allah dan Rasul-Nya. Tidak ada jalan sedikitpun untuk menyalahkan orang-orang yang berbuat baik. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, [QS 9:91]
An-Nahl ayat 110

tsumma inna rabbaka lilladziina haajaruu min ba'di maa futinuu tsumma jaahaduu washabaruu inna rabbaka min ba'dihaa laghafuurun rahiimun 
Dan sesungguhnya Tuhanmu (pelindung) bagi orang-orang yang berhijrah sesudah menderita cobaan, kemudian mereka berJIHAD dan sabar; sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [16:110]
Al-Hajj ayat78

wajaahiduu fii allaahi haqqa jihaadihi huwa ijtabaakum wamaa ja'ala 'alaykum fii alddiini min harajin millata abiikum ibraahiima huwa sammaakumu almuslimiina min qablu wafii haadzaa liyakuuna alrrasuulu syahiidan 'alaykum watakuunuu syuhadaa-a 'alaa alnnaasi fa-aqiimuu alshshalaata waaatuu alzzakaata wai'tashimuu biallaahi huwa mawlaakum fani'ma almawlaa wani'ma alnnashiiru 
Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan JIHAD yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Qur'an) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong. [QS 22:78]
Al-Furqān ayat 52

falaa tuthi'i alkaafiriina wajaahidhum bihi jihaadan kabiiraan 
Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berJIHADlah terhadap mereka dengan Al-Qur'an dengan jihad yang besar. [QS 25:52]
Al-Ankabūt ayat 6

waman jaahada fa-innamaa yujaahidu linafsihi inna allaaha laghaniyyun 'ani al'aalamiina 
Dan barangsiapa yang berJIHAD, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. [QS 29:6]
Al-Ankabūt ayat 69

waalladziina jaahaduu fiinaa lanahdiyannahum subulanaa wa-inna allaaha lama'a almuhsiniina 
Dan orang-orang yang berJIHAD untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. [QS 29:69]
Muhammad ayat 31

walanabluwannakum hattaa na'lama almujaahidiina minkum waalshshaabiriina wanabluwa akhbaarakum 
Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berJIHAD dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu. [QS 47:31]
Al-Hujurāt ayat 15

innamaa almu/minuuna alladziina aamanuu biallaahi warasuulihi tsumma lam yartaabuu wajaahaduu bi-amwaalihim wa-anfusihim fii sabiili allaahi ulaa-ika humu alshshaadiquuna 
Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berJIHAD) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar. [49:15]
Al-Mumtahanah ayat 1

yaa ayyuhaa alladziina aamanuu laa tattakhidzuu 'aduwwii wa'aduwwakum awliyaa-a tulquuna ilayhim bialmawaddati waqad kafaruu bimaa jaa-akum mina alhaqqi yukhrijuuna alrrasuula wa-iyyaakum an tu/minuu biallaahi rabbikum in kuntum kharajtum jihaadan fii sabiilii waibtighaa-a mardaatii tusirruuna ilayhim bialmawaddati wa-anaa a'lamu bimaa akhfaytum wamaa a'lantum waman yaf'alhu minkum faqad dhalla sawaa-a alssabiili 
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad di jalan-Ku dan mencari keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus. [QS 60:1]
Ash-Shaff ayat 11

tu/minuuna biallaahi warasuulihi watujaahiduuna fii sabiili allaahi bi-amwaalikum wa-anfusikum dzaalikum khayrun lakum in kuntum ta'lamuuna 
(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berJIHAD di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. [QS 61:11]
demikian 30 Ayat Al-Qur'an Dilarang Baca Mengandung Seruan Berperang, semoga dimengerti.
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment