Showing posts with label An-Naml. Show all posts
Showing posts with label An-Naml. Show all posts

Nabi Muhammad Hanya Tunduk Pada Allah di Mekah saja

Nabi Muhammad Hanya Tunduk Pada Allah di Mekah saja

mungkin pembaca akan merasa aneh dengan judul tulisan ini, tapi begitulah adanya. dimana Nabi Muhammad SAW hanya tunduk pada perintah Allah yang berada di mekah saja. dan hanya mau menyembah Allah dimekah saja, itulah sebabnya umat islam pengikut Nabi Muhammad yang percaya dengan Al-Quran wajib untuk datang ke Mekah untuk menyembah Allah yang berada disana.
berikut ini juz 19, Al-Quran surah Al-Naml ayat 91, yang menyebutkan hal tersebut:

إِنَّمَا أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ رَبَّ هَٰذِهِ الْبَلْدَةِ الَّذِي حَرَّمَهَا وَلَهُ كُلُّ شَيْءٍ ۖ وَأُمِرْتُ أَنْ أَكُونَ مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) Yang telah menjadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri. [QS 27:91]

silahkan perhatikan awalan ayatnya...
ada kata "Aku" yang menandakan diri Nabi Muhammad, yang hanya mengakui Allah di Mekah saja.
akan sangat aneh jika diperhatikan ayat ini, dimana menurut kepercayaan muslim, Al-Quran merupakan wahyu Allah kepada umat manusia, tetapi kenapa dalam wahyu ada bahasa Aku dan Allah (tuhan) itu sendiri?
bukankah itu menunjukan bahwa kitan Al-Quran seperti cerita, yang menceritakan diri pencerita kepada pendengarnya?

mari kita lihat tafsir dari ayat tersebut

makhluk bumi menurut Al-Quran

makhluk bumi menurut Al-Quran

dalam Quran An-Naml ayat 82

وَإِذَا وَقَعَ الْقَوْلُ عَلَيْهِمْ أَخْرَجْنَا لَهُمْ دَابَّةً مِّنَ الْأَرْضِ تُكَلِّمُهُمْ أَنَّ النَّاسَ كَانُوا بِآيَاتِنَا لَا يُوقِنُونَ
Dan apabila perkataan (bahasa Arab: Qawlu) telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi (bahasa Arab: dabata-minal-ardi) yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami. [QS 27:82]

Ayat di atas telah menjadi sumber banyak interpretasi sepanjang sejarah dalam pemikiran Islam. Al-Quran dengan jelas menguraikan fakta bahwa makhluk ('dawwab' atau tunggal 'da'aba') yang terbuat dari air. Beberapa dari mereka bergerak di atas perutnya, yang lain dengan dua kaki, sekitar empat dll.

Al-Quran dengan memahami Al-Amin

Al-Quran dengan memahami Al-Amin

al-amin
Komentator Inggris menggunakan berbagai istilah untuk menggambarkan istilah Arab 'alameen'. Bangsa, makhluk, manusia adalah semua julukan umum. Ini tidak diragukan lagi salah satu masalah banyak penerjemah dihadapi ketika mencoba untuk menangkap berbagai nuansa istilah dari satu bahasa ke bahasa lain dalam satu kata. Beberapa istilah juga membawa sedikit berbeda rendering tergantung pada konteks mereka digunakan.

Kata Arab 'al-amin' berasal dari akar kata 'Ayn-Lam-Mim' yang berarti tahu, sadar, pengetahuan, ilmu pengetahuan, tanda atau dengan cara mana sesuatu dapat diketahui.

'Alameen' membawa pentingnya 'dunia' artinya, 'penciptaan' 'manusia' atau bahkan seluruh alam semesta. Ini berasal dari bentuk jamak dari kata 'Alam' dan digunakan dalam banyak ayat Al-Quran.

adapun ayat-ayat yang menggunakan kata al-amin diantaranya:

surat Al-Fatihah ayat 2



الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. [QS 1:2]