Showing posts with label Perkosa Anak Bawah Umur. Show all posts
Showing posts with label Perkosa Anak Bawah Umur. Show all posts

Bocah Kelas 4 SD Dicabuli Penjual Siomay

Bocah Kelas 4 SD Dicabuli Penjual Siomay

Jakarta - Pelecehan dan tindak kekerasan seksual anak kembali terjadi. Kali ini menimpa SS, bocah yang masih duduk di kelas 4 SD di bilangan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Rabu (14/5/2014), SS diudga menjadi korban perkosaan oleh seorang penjual siomay keliling yang kerap menjajakan dagangannya di sekitar rumahnya.

Pelaku yang diketahui bernama Bachri (54 tahun) mencabuli SS di pinggir jalan SD III Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Sebelum melakukan tindak kejahatannya, pelaku merayu korban dengan memberikan siomay gratis agar aksinya berjalan lancar.

Diperkosa Ayah, Pacar dan Teman, Siswi SMP Hamil 8 Bulan

Diperkosa Ayah, Pacar dan Teman, Siswi SMP Hamil 8 Bulan

diperkosa teman dan ayah hingga hamil
Usai dilaporkan tiga bulan lalu, kasus pemerkosaan anak di bawah umur hingga hamil 8 bulan warga Kampung Pulo, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan korban berinisial RS, 15 tahun akhirnya ditindaklanjuti Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Depok.

Jajaran Reskrim Polresta Depok diterjunkan memburu dua dari tiga tersangka pemerkosa siswi salah satu SMP di Kabupaten Bogor ini. Ketiga pelaku yakni ayah tiri korban bernama Ahmad Safiri, 46 (sudah ditangkap) dan pacarnya berinisial FR, 18 serta rekan satu sekolahnya NJ, 18.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Ronald A Purba mengatakan, kasus itu mulai diusut pihaknya setelah berkas pelaporan dan bukti visum diserahkan keluarga korban. Setelah bukti itu diterima, polisi langsung mengejar dan membekuk ayah tiri korban yang menetap di wilayah Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Rahim Gadis 14 Tahun Ini Membusuk akibat diperkosa 15 orang

Rahim Gadis 14 Tahun Ini Membusuk akibat diperkosa 15 orang

agama yang kurang memahami arti seksual
Kisah tragis tentang perkosaan yang dialami gadis belia berusia 14 tahun, yang dilakukan 15 pria, di Desa Bau, Kelurahan Gunungsari, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur, terus berlanjut.

Melalui Nasrul--warga setempat yang kemudian mendampingi korban, meski telah dijanjikan diobati setelah mendapatkan uang sebesar Rp2 juta dari seorang anggota DPRD Fraksi PDIP, selama di Bandarlampung, korban tidak diobati. Bahkan gadis belia itu diajak menggunakan sabu-sabu oleh anggota dewan yang menginginkan kasus itu berakhir 'damai'.

Keberangkatan korban ke Bandarlampung, tanpa pendampingan dari pihak keluarga. "Saat pulang ke kampung, korban tidak diantar ke rumahnya, hanya diturunkan di sebuah persimpangan jalan dan kami yang menjemputnya karena anak ini nelpon minta dijemput," kata Nasrul dalam percakapan dengan Kompas,com akhir pekan lalu.

Siswi SMP dicabuli beberapa ABG muslim di depok

Siswi SMP dicabuli beberapa ABG muslim di depok

prilaku bejat yang diamini oleh beberapa tafsir ayat yang sesat

Siswi SMP di Depok Korban Aksi Cabul 8 ABG

Diduga akibat pengaruh minuman keras, enam orang remaja tanggung di Depok, Jawa Barat, terpaksa harus berurusan dengan polisi lantaran memperkosa seorang siswi SMP.

Adalah F (13 tahun), korban aksi cabul para pelaku. Kasus ini terungkap setelah F, gadis belia ini, pulang dalam keadaan pingsan diantar oleh seorang pria yang mengaku temannya. Keluarga yang curiga kemudian memeriksa telepon seluler korban. Dan isinya terdapat pesan singkat berupa ancaman dari pelaku.

"Adik saya pulang dalam keadaan pingsan. Saya curiga pasti ada yang nggak beres. Benar saja, dia katanya diperkosa secara bergilir," ujar R, kakak korban.

perkosa 7 bocah, libido naik kalau melihat anak kecil

perkosa 7 bocah, libido naik kalau melihat anak kecil

Pura-pura Ajak Bermain, Pemuda di Ciputat Cabuli 7 Bocah

"Saat melihat anak kecil, libidonya naik" kata polisi.


Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Polisi Aswin mengatakan, pihaknya telah mengamankan MI, seorang pemuda berusia 20 tahun yang telah mencabuli lebih dari lima bocah yang tinggal di kawasan Cireundeu, Ciputat, Tangerang Selatan.

"Dari 10 korban yang melapor, MI mengaku hanya tujuh bocah yang dicabuli (sodomi). Tiga orang lainnya gagal dicabuli karena situasi dan kondisi," kata Aswin kepada VIVAnews, Jakarta, Kamis 13 Februari 2014.

Pemuda Islam memperkosa siswi SD dan Memperkosa Binatang Ayam

aib ISLAM, Pemuda memperkosa siswi SD dan Memperkosa Binatang Ayam

tidak hanya anak SD, Binatang ayam pun diperkosa

Pemuda Perkosa Siswi SD dan Ratusan Ayam

Kejamnya, Usai diperkosa, bocah enam tahun itu dilempar ke laut.


Seorang pemuda di Tasikmalaya memperkosa siswi kelas satu sekolah dasar (SD). Setelah puas memperkosa, korban dibuang ke laut. Selain memperkosa siswi SD, terdakwa juga 'memperkosa' ratusan ayam.

Perbuatan bejat Asep Solehudin (17 tahun) terungkap saat sidang di Pengadilan Negeri Tasikmalaya, Selasa 17 Desember 2013. Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Motur Panjaitan dengan agenda mendengarkan keterangan para saksi saksi.

4 Siswa SMA-SMK setubuhi murid SD bergiliran

4 Siswa SMA-SMK setubuhi murid SD bergiliran

pencabulan anak dibawah umur
Empat pelajar SMK Negeri dan SMA Swasta di Kota Lubuklinggau ditangkap petugas Polres Kota Lubuklinggau karena menyetubuhi pelajar SD secara bergantian.

Keempat siswa itu yakni, SN (19) dan AR (17), siswa SMA Yadika Kota Lubuklinggau. Sedangkan DN (16) dan AS (17), siswa SMK Negeri 1 Kota Lubuklinggau.

Para siswa itu ditangkap di rumahnya masing-masing, Kamis 20 Februari 2014, sekira pukul 15.00 WIB.

Aksi pencabulan itu ketika korban Melati (12) murid SD di kota Lubuklinggau ditelepon AS, Kamis 20 Februari 2014, sekira pukul 22.00 WIB.

Perkosa Murid SD hingga Pingsan

Perkosa Murid SD hingga Pingsan

tega memperkosa anak kecil

Murid SD korban pemerkosaan sempat pingsan dan kejang-kejang

Melati (12), murid SD korban pemerkosaan sempat pingsan dan kejang-kejang usai ABG ini pulang ke rumah. Karena curiga melihat kondisi korban seperti itu, kedua orang tua korban membawanya ke RSUD dr Sobirin Kabupaten Mura.

Ketika diperiksa dokter terdapat luka robek yang terjadi di alat kelamin korban. Mengetahui anaknya mengalami luka robek pada kelamin kedua orang tuanya membujuk korban untuk menceritakan mengapa alat kelamin bisa luka robek.

Setelah mendapatkan cerita sang anak orang tua korban langsung melaporkan para tersangka ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lubuklinggau. Akhirnya keempat tersangka berhasil ditangkap berkat laporan orang tua korban.

Ustadz pondok pesantren perkosa santri di gudang

Ustadz pondok pesantren perkosa santri di gudang

Ustadz memperkosa santri
Nurokhim (40), seorang guru mengaji di Pondok Pesantren Al Baroyan, Kampung Sidorejo, Kelurahan Parakan Kauman, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, tega mencabuli enam santri putrinya. Akibat perbuatannya itu, kini tersangka dijebloskan ke tahanan Mapolres Temanggung.

Dihadapan petugas kepolisian, Nurokhim mengaku, dari enam korban pelecehan seksual tersebut, tiga di antaranya telah disetubuhi. “Hanya tiga santri yang saya setubuhi, yang lainnya tidak,” katanya, kepada wartawan, Rabu (23/10/2013).

Perbuatan hina tersebut, dia lakukan karena tidak kuat menahan nafsu saat melihat para santri putri tersebut. Selain itu, dia sering bertemu dalam satu lingkungan dalam kegiatan mengaji.

Paman Tega Gagahi Ponakannya di Atas Motor

Paman Tega Gagahi Ponakannya di Atas Motor

Berdalih mengajak nonton hiburan kuda kepang, seorang paman memerkosa ponakannya sendiri di Lampung Tengah. Korban diperkosa di atas motor.

Peristiwa yang menimpa DS (15) itu terjadi pada 17 Agustus tahun lalu. Namun, pelaku Parsanto (22) warga Dusun IV, Kampung Sinar Sari, Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, nampaknya tak menyesal malah kembali menggagahi ponakannya.

"Pelaku mengajak ponakannya menonton pertunjukan kuda kepang dan makan bakso di Kampung Watu, Lampung Tengah pada 17 Agustus tahun lalu. Namun di perjalanan pelaku malah membawa korban ke sebuah kebun sawit yang tidak jauh dari kediaman korban, " kata Kasubag Humas Polres Lampung Tengah, AKP Indriyanto, Jumat (31/1/2014).

Perkosa Gadis 14 Tahun di Ladang

Perkosa Gadis 14 Tahun di Ladang

maniak anak kecil, itulah realita....

2 Remaja Beristri Perkosa Gadis 14 Tahun di Ladang

Dua remaja berinsial TH (18) dan JS (15) memerkosa remaja perempuan berusia 14 tahun di tengah ladang. Meski masih berusia remaja, dua pelaku tersebut sudah beristri. Bahkan, istri mereka kini tengah hamil masing-masing tiga bulan.

Pemerkosaan terhadap remaja berinisial DP (14) itu berawal saat korban menyaksikan hiburan kuda lumping di Desa Rasau Jaya II, Kecamatan Rasau Jaya, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada 8 Februari 2014 malam.

Berdasarkan pengakuannya di Mapolsek Rasau Jaya, ia dipaksa naik ke sepeda motor lalu dibawa ke tengah ladang di wilayah Patok 20, Desa Rasau Jaya II.

Kasus Pemerkosaan Anak-Anak di Lampung Masih Tinggi

Kasus Pemerkosaan Anak-Anak di Lampung Masih Tinggi

beginilah kehidupan di daerah mayoritas islam
Kekerasan terhadap perempuan di Provinsi Lampung pada 2013 mencapai angka 902 kasus. Kekerasan seksual menjadi kasus terbanyak dialami perempuan.

Dalam siaran pers Lembaga Advokasi Perempuan Damar, sepanjang tahun lalu kasus kekerasan seksual mencapai 474 kasus dengan kasus terbanyak yakni perkosaan sebanyak 332 kasus. Kemudian kasus pencabulan sebanyak 90 kasus dan 24 kasus perdagangan dengan tujuan eksploitasi seksual.

"Sementara untuk lingkup keluarga, tercatat 10 kasus perkosaan, 10 kasus inses, dan delapan kasus pencabulan," kata Direktur Eksekutif Damar, Sely Fitriani, dalam ekspose akhir tahun di Sekretariat Damar, Selasa (7/1/2014).

Dua Pertiga Korban Pemerkosaan di Liberia Adalah Anak-anak

Dua Pertiga Korban Pemerkosaan di Liberia Adalah Anak-anak

masa depan mereka setelah diperkosa
Pemerintah Liberia menyampaikan data yang mengejutkan kepada publik. Disebutkan bahwa dua pertiga dari korban pemerkosaan di Liberia, sepanjang tahun 2013 adalah anak-anak. Menyedihkan!

Kementerian Pembangunan dan Gender Liberia menyebutkan, sebanyak 65 persen dari 1.002 kasus pemerkosaan yang dilaporkan sepanjang tahun 2013 merupakan anak-anak. Anak-anak yang menjadi korban pemerkosaan rata-rata berusia 3-14 tahun.

Dengan jumlah kasus sebanyak itu, hanya sekitar 137 kasus saja yang dibawa ke pengadilan dengan hanya 49 pelaku pemerkosaan yang dijatuhi hukuman.

Korban Perkosaan Massal Tak Mau Sekolah

Korban Perkosaan Massal Tak Mau Sekolah

korban pemerkosaan menderita psikis

Bocah 14 Tahun Korban Perkosaan Massal Tak Mau Sekolah

Aktivis Forum Forum Anak Bangsa (FAB) Lampung, mengajak elemen masyarakat peduli untuk membantu memulihkan psikologis gadis berusia 14 tahun, korban pemerkosaan massal di Kelurahan Gunung Sari, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Saat ini, korban dalam kondisi bimbang dan tidak bersekolah.

Menurut juru bicara FAB, Andhika Prayoga, kondisi korban secara fisik terlihat sehat, namun secara psikologis terombang-ambing, selain itu kondisi rahim korban dalam keadaan tidak baik."Kami mengajak segenap elemen untuk segera memulihkan kondisi korban pemerkosaan yang dilakukan sekitar 15 orang tersebut," kata Andhika di Bandar lampung, Senin (3/2).

guru ngeseks dengan murid masuk penjara

guru ngeseks dengan murid masuk penjara

Berhubungan Intim dengan Murid, Guru Dipenjara

Seorang guru sekolah dijatuhi hakim setempat hukuman dua tahun penjara karena berhubungan seks dengan seorang siswi sebuah sekolah, yang berada di kepulauan Fiji.

Dilaporkan The Fiji Times, Pengadilan Tinggi di Suva menyatakan tidak akan mempertimbangkan alasan yang diberikan terdakwa. Terdakwa sebelumnya menyanggah alasan jika ia melakukan perbuatan itu sebagai syarat untuk menaikkan nilai belajar korban. Terdakwa mengatakan bahwa gadis tersebut memiliki kemajuan yang signifikan dalam belajarnya.

pura-pura ngobati, Ustadz Perkosa Anak Bawah Umur

pura-pura ngobati, Ustadz Perkosa Anak Bawah Umur

nasib anak-anak muslim setelah diperkosa

Pura-pura Hendak Mengobati, Ustaz di Bekasi Malah Perkosa Gadis di Bawah Umur

Alih-alih melakukan pengobatan terhadap gadis berusia 17 tahun, seorang ustaz di Bekasi justru memperkosa korban. Sang ustaz pun ditangkap aparat Polres Bekasi Kota untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya di mata hukum.

Kasubag Humas Polres Bekasi AKP Siswo saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersangka.

"Benar, pelaku sudah ditangkap dan serkarang sedang diperiksa penyidik PPA Polres Bekasi," kata Siswo, Minggu (23/2/2014).