Showing posts with label Ayat dan Firman Palsu. Show all posts
Showing posts with label Ayat dan Firman Palsu. Show all posts

Tuhan Penjahat No.1

Tuhan Penjahat No.1

Gubernur Jawa Timur saat diwawancara berkata, " Memang semua iniadalah kelalaian PT.Lapindo. Tapi sewajarnya kita bisa menyikapi dengan positive, karena ujian dan semua cobaan yg ditimpakan kepada bangsa ini, adalah kehendak Tuhan".

Ketika penyanyi Muksin Al-atas digugat orang tua yg anaknya meninggal tertabrak mobilnya, dia berkata, "Sabar pak, saya gak bisa mengembalikan nyawa anak bapak. Saya mesti bilang apalagi, semua sudah Takdir Tuhan".

Saya pernah ngobrol dengan Om Zenul, paman saya yg 10 tahun nganggur terkena PHK. Usaha warungnya selalu buka tutup. odalnya terus selalu kemakan. "Yaaah.. ndry... mo ngomong ape lagi kite..Abisnye dulunye kite ude salah teken kontrak ame Tuhan disononye".

pendapat dan wawancara tentang Temuan Kontroversi Makam Keluarga Yesus

Temuan Kontroversi Makam Keluarga Yesus

Berikut merupakan Tanya-Jawab (Debat) antara Ioanes Rakhmat dengan Herlianto tentang Makam Yesus yang dihimpun oleh Jaringan Islam Liberal. 
IR = Ioanes Rakhmat, 
Her = Herlianto

IR: Baru permulaan saja nama saya sudah salah ditulis. Yang benar adalah: Ioanes Rakhmat. Jadi, saya pesimistik dari awal kalau tanggapan sdr. Herlianto ini akan berisi ketepatan dan kebenaran.

Her: Menyedihkan sekali kalau seorang doktor menggeneralisasikan sebuah kekeliruan tulis 'kh'dengan 'ch' dengan ketepatan dan kebenaran dalam menulis diskusi ilmiah (saya teringat obrolan di warteg: Suharto menggunakan kata 'daripada' saja nggak ngerti, gimana dia bisa jadi negarawan?). 
Generalisasi semacam inilah yang sering terlihat dalam tulisan-tulisan IR. Yang menarik lagi adalah keliru satu hurufh namanya 'kh' disebut 'ch' saja sudah alergi padahal bisa begitu saja mengidentikkan 'mariamene' dengan 'mariamne' (kurang satu huruf e dalam Acts of Philip), padahal itu asumsi yang belum dibuktikan!

Kontroversi Temuan Makam Keluarga Yesus

Kontroversi Temuan Makam Keluarga Yesus

Menarik membaca 'Kontroversi Temuan Makam Keluarga Yesus' yang dimuat di harian Kompas, 5 April, yang ditulis sdr. Ioanes Rachmat, hanya perlu dikoreksi karena banyak informasinya tidak lengkap dan akurat.
Menarik juga untuk mencermati beberapa sanggahan yang ditulis oleh Pak Herlianto (www.yabina.org) yang juga termuat di Kompas bagian surat pembaca.
(Ini surat pembaca yang dikirimkan ke harian Kompas)

Menarik membaca 'Kontroversi Temuan Makam Keluarga Yesus' yang dimuat di harian Kompas, 5 April, yang ditulis sdr. Ioanes Rachmat, hanya perlu dikoreksi karena banyak informasinya tidak lengkap dan akurat.

Disebutkan bahwa Mariamene e Mara adalah Maria Magdalena, ini asumsi prematur, soalnya tidak ada buktinya. Memang dalam Kisah Filipus ada nama Mariamne, tapi disitu disebut bahwa ia saudara Filipus, ikut menginjil dan membaptis dan menganut sekte yang asketik, dan melakukan selibat, jadi beda. Ini menunjukkan bahwa tulisan ini langsung dibangun di atas landasan asumsi yang dipercaya penulisnya sebelum terbukti.