Showing posts with label Surga untuk Wanita. Show all posts
Showing posts with label Surga untuk Wanita. Show all posts

Perjalanan Roh Manusia versi Islam

Perjalanan Roh Manusia versi Islam

berikut ini beberapa pertanyaan yang sering diajukan oleh orang non-muslim, diantaranya:

  1. Apakah orang yang sedang sekarat dapat melihat malaikat?
  2. Kapankah manusia dihimpit di alam kuburnya dan apakah semua manusia akan mengalaminya?
  3. Apakah semua orang yang mati (dikubur atau tidak) akan ditanya malaikat Munkar Nakir?
  4. Anggota manakah yang akan digunakan untuk menjawab pertanyaan malaikat Munkar Nakir bagi mayat yang mati dalam keadaan terpotong-potong dan dikubur terpisah?

Seputar Hak Wanita Dalam Islam

Seputar Hak Wanita Dalam Islam

Materi yang disampaikan Abu Mu’az Muhammad Abdul Hayy ‘Uwainah Al Minshry seorang ulama besar dari Mesir pada acara seminar Islam internasional samudera pasai di hall islamic center, Lhokseumawe. berikut isinya yang majalah santri dayah terima dengan bahasa indonesia yang sudah diterjemahkan:

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

Segala puji bagi Allah Yang Maha Memiliki, Maha Mengetahui, Maha Suci, Maha sejahtera, Yang telah Menciptakan manusia, Yang telah Menurunkan al Furqan (pembeda antara yang benar dan yang batil), Yang Ilmunya mencakup yang khusus dan yang umum, Maha Tinggi dari yang mampu kita pikirkan dan dari apa yang dalam terdetik pikiran manusia, Yang tidak berubah dengan perubahan masa dan waktu, Yang tidak ada beda bahasa baginya, Yang kekuasaan-Nya tidak berkurang dengan banyak memberi, Dialah yang mengadili dan kepada-Nya kembali semua hukum, Dialah Yang Menentukan dan Memutuskan, tidak ada yang berani menyanggah dan menyalahkan-Nya, Dialah yang telah mengutus para rasul, Dialah yang telah menurunkan bersama mereka Kitab dan keadilan, yang ditutup dengan sebaik-baik manusia yaitu Muhammad SAW yang terbaik dari anak Adnan, yang mengalihkan siapa yang Diinginkan dari kekufuran kedalam Iman, dari kesesatan kedalam Islam.

Saya memujiNya atas nikmat-Nya yang begitu besar, saya mensyukuri-Nya atas apa yang telah diberikan dari kebaikan dan nikmat-nikmat-Nya.

Saya bersaksi tiada tuhan selain Allah, yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya, Satu-satu-Nya Yang Maha Kekal, Yang Mengadakan dan Meniadakan, kesaksian yang menjadi harapan saya akan selamat dihari perhitungan dan dihari timbangan, syahadah ini juga menjadi harapan akan Diberikan tempat disurga yang tertinggi, serta terbebas dari api neraka.

Wanita Shalihah Bersama Suami Terakhirnya di dalam Surga Islam

Wanita Shalihah Bersama Suami Terakhirnya di dalam Surga Islam

Muslimah disurga hanya dengan suami terakhirnya
Beliau ditanya: setelah masa iddah-ku selesai disebabkan karena suamiku meninggal, ada beberapa orang yang datang melamarku, dan aku enggan menikah agar aku menjadi istri bagi suami pertamaku yang telah meninggal, yang ketika aku bersamanya kami memiliki 3 orang anak.

Alasanku dalam hal ini adalah sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam:

المَرْأَةُ لآخِرِ أَزْوَاجِهَا
"seorang wanita itu bersama suami terakhirnya."

Dan telah dipraktekkan pula oleh Ummu Darda' radhiallahu anha, apakah aku berdosa jika aku menolak untuk menerima pinangan orang yang telah diridhai agama dan akhlaknya?

Beliau -hafizhahullah- menjawab:

الحمدُ لله ربِّ العالمين، والصلاةُ والسلامُ على مَنْ أرسله اللهُ رحمةً للعالمين، وعلى آله وصَحْبِهِ وإخوانِه إلى يوم الدِّين، أمّا بعد:
Seorang wanita jika berada dibawah bimbingan seorang suami yang saleh lalu suaminya meninggal, dan si istri terus berstatus sebagai janda setelahnya dan tidak menikah, Allah akan mengumpulkan keduanya di dalam surga, dan jika dia memiliki beberapa suami di dunia, maka dia di dalam surga bersama suami terakhirnya jika mereka sama dalam akhlak dan kesalehannya, berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wa aalihi wasallam :

Ganjaran untuk Muslimah di Surga Islam

Ganjaran untuk Muslimah di Surga Islam

al-jannah, janji surga untuk muslimah hanya Menikah saja
Suatu saat Ummu Habibah seperti diriwayatkan oleh Anas bin Malik bertanya kepada Rasulullah SAW perihal nasib seorang istri yang pernah nikah lebih dari dua kali, lantaran suami yang pertama telah meninggal dunia. Rasul pun menjawab, istri tersebut, saat di surga, akan kembali kepada sang suami yang memiliki akhlak paling baik selama hidup di dunia.

Riwayat lain dari Ummu Salamah menegaskan ganjaran Muslimah di surga nanti bahwa para Muslimah tersebut justru akan lebih cantik dari bidadari di surga. Seperti nilai baju lapisan luar yang mentereng dibandingkan dengan baju lapisan dalam.

Syekh Manshur Arabi menegaskan hal yang sama. Kenikmatan dan kebahagiaan surga juga akan dirasakan oleh Muslimah dan tidak terbatas pada laki-laki. Penegasan ini seperti tertuang dalam surah an-Nisa ayat 124.