Showing posts with label Mekah di Masa IBRAHIM. Show all posts
Showing posts with label Mekah di Masa IBRAHIM. Show all posts

Mekah dari masa IBRAHIM hingga QURAISY

Mekah dari masa IBRAHIM hingga QURAISY

Mekah terletak di antara Yaman (sebelah selatan) dan Palestina (sebelah utara). Kota ini berdiri sebagai sebuah lembah sempit di antara impitan gunung-gunung yang mengelilinginya. Pada masa lalu, untuk keluar masuk lembah ini harus melewati tiga jalan: arah dari dan keYaman, arah dari dan ke Laut Merah, dan arah dari dan ke Palestina.

Setelah masa Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s., Mekkah ditengarai tidak terlepas dari suku Amalik dan Jurhum. Kedua suku tersebutlah yang mengendalikan administrasi Kota Mekah. Suku Jurhum kemudian tercatat menetap di kota ini.

Kekuasaan suku Jurhum atas Mekah berakhir ketika Mudad bin Al Harith mengalahkan suku Amalik. Pada masa ini, perdagangan Mekah maju pesat dan mengalami kesejahteraan dan kenyamanan yang tinggi. Hal ini membuat mereka menjadi lupa bahwa mereka tinggal di sebuah lembah yang tidak subur dan harus selalu dirawat dan dijaga dengan telaten. Karena hal yang sangat berlebihan juga dari mereka, air Zamzam pun menjadi kering.

Mekah di Masa IBRAHIM dan ISMAIL

Mekah di Masa IBRAHIM dan ISMAIL

dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 127 disebutkan bahwa:

وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَاهِيمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَإِسْمَاعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
“Dan ingatlah ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail seraya berdoa, ‘Ya Tuhan kami, terimalah daripada kami amalan kami, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.’” (QS 2:127)

Terlepas dari siapa yang membangun pertama kali Kakbah sebagai awal mula Kota Mekah, keberadaan Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. tampaknya sama sekali tidak bisa dipisahkan dari sejarahnya. Sebagaimana disebutkan di awal, kaum Muslimin secara umum memahami bahwa keduanyalah yang membangun Kakbah.