Showing posts with label pelecehan seksual. Show all posts
Showing posts with label pelecehan seksual. Show all posts

Wanita Korban seksual para Muslim

Wanita Korban seksual para Muslim

bicara tentang wanita, Tahun 1998 dimana terjadi kerusuhan di berbagai kota di Indonesia. Saat itu, yang menjadi korban adalah mereka yang masih dianggap bukan pribumi.

Adalah seorang wanita muda berwajah oriental, menjadi sasaran amukan para pemuda yang mengaku sebagai anak bangsa. Mereka bukan hanya menjarah isi rumah dari orang tua wanita tersebut. Tetapi, salah satu dari pria itu telah melampiaskan kebejatannya dengan memperkosa wanita muda itu. Hukum Negara dan Agama

Pemerkosaan adalah tindak kejahatan yang jarang diberitakan. 
Biasanya wanita sebagai korban lebih memilih diam. Alasannya, menjaga harga diri dan martabat keluarga. Selain itu, peliknya hukum yang ada, terkadang mengurungkan niat korban untuk melakukan pengaduan.

Jenis Perkosaan Yang Perlu Anda Ketahui

Jenis Perkosaan Yang Perlu Anda Ketahui

belakangan ini sangat marak terjadi insiden pemerkosaan pada para wanita. Bercinta yang seharusnya dapat dilakukan secara nikmat dan menyenangkan dengan pasangan, ternyata malah menjadi salah satu tindak kriminal. Kasus-kasus perkosaan ini sangat keji dan bisa sampai menghilangkan nyawa korbannya.

Untuk menjaga diri dan menghindari Anda dari terjadinya hal yang tidak diinginkan, Ladies perlu mengetahui beberapa jenis pemerkosaan seperti yang dikutip dari psychologymania.com berikut ini:

  1. Pemerkosaan oleh orang yang dikenal. Perkosaan jenis ini biasanya dilakukan oleh orang yang dikenal akrab oleh korban, seperti teman atau anggota keluarga (ayah, paman, saudara).
  2. Pemerkosaan oleh kekasih (dating rape). Pemerkosaan ini terjadi terjadi ketika korban berkencan dengan pacarnya. Pemerkosaan yang satu ini seringkali terjadi karena berkencan di tempat sepi, biasanya diawali dengan cumbuan yang kemudian berlanjut dengan hubungan suami istri yang dipaksakan. Jadi, Ladies, Anda harus tahu kapan harus berkata tidak pada kekasih, ya.
  3. Pemerkosaan dalam perkawinan (marital rape). Biasanya terjadi pada istri yang memiliki ketergantungan kepada suami, atau karena adanya anggapan bahwa istri merupakan objek seksual suami. Pemerkosaan jenis ini terjadi berupa pemaksaan hubungan pada waktu atau dengan cara yang tidak dikehendaki oleh istri.
  4. Pemerkosaan oleh orang asing/tidak dikenal. Perkosaan jenis ini seringkali diiringi dengan tindak kejahatan lain, seperti pencurian, perampokan, penganiayaan, bahkan pembunuhan.

Waspadai Perilaku Homoseksual di Dalam Pesantren!

Waspadai Perilaku Homoseksual di Dalam Pesantren!

Jika kita mendengar kata pesantren, mungkin yang terlintas di pikiran kita adalah nuansa agamis atau rutinitas ketat dan berbasis Islami. Penghuni pesantren lekat dengan kegiatan mengaji, shalat dan kegiatan rohani lainnya. Namun tahukah Anda bahwa ternyata fakta ada tidak seindah itu. Ada sisi hitam yang cukup mengejutkan di balik kokohnya tembok pondok pesantren.

Salah satu istilah yang paling kita kenal adalah mairil, atau homoseksual versi pesantren. Fenomena ini berhasil diungkap dengan apik oleh Syarifuddin lewat bukunya yang berjudul ‘Mairil, Sepenggal Kisah Biru di Pesantren. Dalam buku yang diterbitkan tahun 2005 ini, penulis benar-benar menyuguhkan bagaimana ketatnya aturan di pondok pesantren justru mendorong para santri untuk melakukan aktivitas seksual dengan sesama santri.

Tindakan ini dilakukan pelaku saat korban sedang tertidur lelap di malam hari, sehingga korban tidak akan menyadari bahwa dia telah jadi pelampiasan nafsu orang lain. Tentu saja tindakan yang bisa dikategorikan pelecehan seksual ini dilakukan secara sembunyi. Tak hanya terjadi di kalangan santri, ternyata fenomena ini mungkin juga sempat terjadi di asmara santriwati.

Uniknya, fenomena seperti ini ternyata hanya terjadi selama pelaku belajar di pondok pesantren. Setelah dia keluar dari pintu pondok, mereka meninggalkan kebiasaan itu dan kembali pada orientasi seksual normal. Dengan demikian, bisa dipastikan bahwa perbuatan ini terjadi karena didorong oleh libido seksual yang sedang tak terkendali.

Santri Muda Rawan Jadi Korban Pelecehan Seksual di Pesantren

Santri Muda Rawan Jadi Korban Pelecehan Seksual di Pesantren

Banyak orang tua mempercayakan pendidikan anaknya di pondok pesantren, dengan harapan sang anak akan tumbuh menjadi pribadi yang taat pada tuntunan agama. Nyatanya, dalam beberapa kasus, banyak santri yang justru terjerumus dalam perilaku homoseksual, atau biasa dikenal dengan istilah mairil.

Dalam buku berjudul ‘Mairil, Sepenggal Kisah Biru di Pesantren’ yang ditulis Syarifuddin, terungkap dengan jelas bagaimana praktek ini menjamur di kalangan santri. Rutinitas yang monoton dan kurangnya interaksi dengan sesama jenis diduga menjadi pemicu pemuasan hasrat seksual pada sesama jenis. Saat korban terlelap di malam hari, pelaku mulai melancarkan aksinya dengan sangat rapi sehingga korban tak menyadari apa yang menimpanya.

Ironisnya, hal ini justru banyak dilakukan para senior yang harusnya memberikan contoh baik pada yang lebih muda. Sasarannya jelas, para santri junior yang masih lugu dan belum mengenal kehidupan pesantren menjadi sasaran utama aksi ini. Meski demikian, tidak jarang pelaku dan korban memang sudah saling sepakat dan melakukan aktivitas seksual secara suka sama suka.

Umumnya para pelaku mairil sudah memiliki kesepakatan dengan pelaku lainnya. Seperti halnya hubungan asmara, masing-masing pelaku sudah punya pasangan mairil sendiri-sendiri, sehingga tak boleh ada orang lain yang mengganggunya. Jika hal ini sampai dilanggar, maka konflik, perkelahian dan persereruan jelas menjadi konsekuensi yang harus ditanggung. Selain itu, pasangan mairil juga akan mendapat perlakuan istimewa dari pelaku, seolah mereka benar-benar sepasang kekasih.

India Buat UU Pelaku Pemerkosaan = Hukuman Mati?

India Buat UU Pelaku Pemerkosaan = Hukuman Mati?

Kasus kekerasan dan pemerkosaan yang berujung kematian kepada seorang wanita muda India akhir tahun 2012 silam membuat dunia tercengang dengan keamanan yang ditawarkan oleh India. Sebutan negara paling tidak aman bagi perempuan pun disematkan pada negara Bollywood tersebut.

Tak hanya kecaman dari luar negeri, India pun tak luput dari aksi demonstrasi masyarakat mereka sendiri yang membuat pemerintah India tertekan. Kurangnya polisi di India dituding pemicu kasus perkosaan dan pelecehan terhadap perempuan serta anak di sana.

Dilansir melalui asiafoundation.org, disebutkan pada 2010, India hanya memiliki 129 polisi per 100 ribu orang sementara rata-rata di dunia haruslah 350 polisi. Bahkan pada 2011, hanya 5% polisi India yang perempuan sehingga dianggap sebagai lemahnya proses kasus perkosaan perempuan di sana.

Tekanan publik membuat pemerintah India membuat rancangan undang-undang baru mengenai kekerasan terhadap perempuan. Untuk kali pertama dalam sejarah hukum India, hukuman mati diterapkan untuk kasus-kasus di mana tindakan kekerasan seksual berujung kematian.

Tak hanya terbatas pada kekerasan seksual, hal-hal seperti perdagangan perempuan, pengintaian, serangan dan tindak pidana lain juga menjadi rumusan penting hukum India yang harus diselesaikan minimal sampai pertengahan 2013 ini. India juga dibebankan pada peningkatan SDM kepolisian.

Apakah itu cukup?
Sepertinya tidak.
Karena perilaku penyerangan seksual itu membutuhkan elemen kuat pendidikan. Pendidikan yang meningkat membuat sekelompok masyarakat bisa menerima kesetaraan gender sehingga tidak menganggap perempuan hanyalah sebagai pemuas nafsu belaka.
Hmm, apakah Anda setuju dengan itu?

Macam-macam Kejahatan Seksual

Macam-macam Kejahatan Seksual

Dunia semakin kejam, Ladies. Jika mengingat hal itu, tentunya Anda sebagai kaum wanita patut untuk merasa insecure. Kejahatan jalanan paling banyak memang menyerang wanita yang dianggap submisif dan lemah oleh masyarakat. Bukan hanya kejahatan seperti perampokan dan penjambretan saja, namun juga kejahatan seksual. Perlindungan diri yang simpel seperti alat kejut listrik dan semprotan lada pun harus selalu Anda siapkan di dalam tas.

Sebagai pengetahuan untuk Anda, berikut ini jenis-jenis kejahatan seksual yang ada di masyarakat dengan keterangannya yang sesuai, menurut bayarea-attorney.com.

Pencabulan anak

Aksi kejahatan seksual ini biasanya terjadi pada anak dengan usia di bawah 14 tahun. Pelakunya biasanya memegang bagian-bagian tubuh pribadi dari anak tersebut. Beberapa kasus mencatat bahwa ada pelaku yang sampai merenggut keperawanan atau keperjakaan korbannya.

Di Usia Berapa Wanita Rawan Jadi Korban Perkosaan?

Di Usia Berapa Wanita Rawan Jadi Korban Perkosaan?

Dibandingkan kaum laki-laki, wanita memang memiliki risiko lebih tinggi menjadi korban pelecehan seksual. Kemungkinan menjadi korban pelecehan seksual menjadi lebih tinggi lagi jika wanita tersebut berada dalam usia rawan perkosaan. Di usia berapa?

Seperti dilaporkan oleh journalistsresource.org, wanita berusia 16 hingga 24 memiliki kecenderungan empat kali lebih tinggi menjadi korban perkosaan. Di antara semua kasus yang terjadi, perkosaan memang lebih banyak menimpa wanita dalam rentang usia tersebut.

Perempuan di negara Islam Mesir Hadapi Pelecehan Seksual

Perempuan di negara Islam Mesir Hadapi Pelecehan Seksual

Sejak pasukan keamanan di tarik dari jalanan di Mesir, pelecehan seksual meningkat, terutama terhadap para demonstran perempuan. Mereka menganggap, serangan tersebut bermotif politik.

Dalam tidurnya, Nihal Saad Zaghloul kadang berjumpa kembali dengan para pria yang telah melakukan pelecehan seksual terhadapnya. Peristiwa ini terjadi pada hari Jumat di akhir bulan Juni di saat Nihal bersama teman-temannya tengah berdemonstrasi di Lapangan Tahrir. Hari yang tidak pernah Nihal dapat lupakan. “Saya ditarik dari kelompok teman saya. Sejumlah pria menarik kerudung saya dan menggerayangi tubuh saya. Ada lebih dari 15 pria,“ dikatakan Nihal.

Negara Islam Mesir Perangi Pemerkosaan, mungkinkah?

Negara Islam Mesir Perangi Pemerkosaan, mungkinkah?

Tujuh laki-laki dijatuhi hukuman penjara seumur hidup hari Kamis (17/7) karena terbukti melakukan serangan seksual di Taman Tahrir, menyusul janji otoritas baru Mesir untuk mengatasi epidemi kejahatan.

Sejak pemberontakan tahun 2011 yang menjatuhkan presiden Husni Mubarak, berbagai kasus pelecehan seksual meningkat di Mesir, dengan para perempuan secara rutin diserang pada saat aksi-aksi unjuk rasa dan di sekitar Tahrir, yang menjadi pusat kegiatan demonstrasi.

Pengadilan Mesir juga menjatuhkan hukuman penjara kepada dua terdakwa lainnya dengan hukuman 20 tahun atas kasus penyerangan seksual sejak Januari 2013.

Serangan itu terjadi pada tanggal 3 dan 8 Juni saat para pendukung bersuka ria merayakan kemenangan dan pelantikan Abdel Fattah al-Sisi sebagai presiden, serta 25 Januari 2013 ketika Mesir memperingati tahun kedua revolusi anti-Mubarak.

Rahim Gadis 14 Tahun Ini Membusuk akibat diperkosa 15 orang

Rahim Gadis 14 Tahun Ini Membusuk akibat diperkosa 15 orang

agama yang kurang memahami arti seksual
Kisah tragis tentang perkosaan yang dialami gadis belia berusia 14 tahun, yang dilakukan 15 pria, di Desa Bau, Kelurahan Gunungsari, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur, terus berlanjut.

Melalui Nasrul--warga setempat yang kemudian mendampingi korban, meski telah dijanjikan diobati setelah mendapatkan uang sebesar Rp2 juta dari seorang anggota DPRD Fraksi PDIP, selama di Bandarlampung, korban tidak diobati. Bahkan gadis belia itu diajak menggunakan sabu-sabu oleh anggota dewan yang menginginkan kasus itu berakhir 'damai'.

Keberangkatan korban ke Bandarlampung, tanpa pendampingan dari pihak keluarga. "Saat pulang ke kampung, korban tidak diantar ke rumahnya, hanya diturunkan di sebuah persimpangan jalan dan kami yang menjemputnya karena anak ini nelpon minta dijemput," kata Nasrul dalam percakapan dengan Kompas,com akhir pekan lalu.

Pelecehan Seksual Meningkat di Libya

Pelecehan Seksual Meningkat di Libya

2 perempuan yang berdemo di tripoli
Pelecehan seksual terhadap perempuan semakin meningkat di Libya. Ditambah dengan ketiadaan-hukum dan ketertiban pada umumnya membuat kehidupan mereka sehari-hari bertambah sengsara dan berbahaya.

Ketika Libia di bawah Moammar Gadhafi keadaan sudah buruk. Kaum lelaki sering melakukan pelecehan seksual. Mereka menggoda, menyenggol, meraba dan mengganggu perempuan di toko, universitas, kantor, di mana saja. Tetapi sejak Gadhafi terguling tahun lalu, pelecehan semakin buruk, kata para aktivis dan perempuan biasa.

Banyak Muslimah UE Alami Pelecehan Seksual

Banyak Muslimah UE Alami Pelecehan Seksual

1:10 Perempuan UE Alami Pelecehan Seksual

Kekerasan terhadap perempuan tidak hanya terjadi di negara miskin dan berkembang. Di negara maju seperti Eropa, hal itu pun terjadi. Bahkan bisa dibilang cukup parah.

Berdasar survei yang dirilis Badan Hak-hak Dasar Uni Eropa (FRA), satu di antara tiga perempuan di Eropa pernah mengalami kekerasan secara fisik dan seksual sebelum mereka berusia 15 tahun. Sayangnya, kejadian tersebut kerap kali tidak dilaporkan kepada pihak yang berwenang. "Ini merupakan gambaran secara luas tentang kekerasan pada hidup banyak perempuan," ujar Direktur FRA Morten Kjaerum.

Kasus Pelecehan Seksual Petugas Transjakarta Segera Disidangkan

Kasus Pelecehan Seksual Petugas Transjakarta Segera Disidangkan

tempat ramai riskan pelecehan seksual
Berkas kasus pelecehan seksual yang dilakukan empat petugas Transjakarta sudah dilimpahkan ke Kejaksaan. Aparat kepolisian dari Polres Jakarta Pusat melimpahkan berkas tersebut pada Senin (16/2) lalu.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto mengatakan, setelah pengiriman berkas tersebut, polisi mengunggu keputusan dari kejaksaan seperti ada yang perlu dilengkapi sehingga dikembalikan atau dinyatakan lengkap sehingga dilanjutkan ke tahap berikutnya. "Semoga segera P21 (lengkap)," kata Rikwanto, Kamis (20/2).