bentuk BUMI versi Islam
dalam Tradisi Islam, Terdapat 2 (dua) pendapat, beberapa menyatakan Bumi itu Bulat dan beberapa menyatakan bumi itu datar. Ini akan kita uji mana yang bertentangan dengan Al Qur'an dan Hadis dan kita teluri mengapa pendapat nyeleneh tersebut muncul.
Pendapat Islam Tentang Bumi itu bulat
Sekitar tahun 830, Khalifah al-Ma'mun menugaskan sekelompok astronomer untuk mengukur jarak antara Tadmur (Palmyra) ke Al-Raqqh, di Syria modern. Mereka menemukan bahwa kota-kota itu terpisah 1 derajat ketinggian.
Sejak itu banyak peneliti-peneliti Islam berpendapat (Ijma) bahwa BUMI itu BULAT diantaranya adalah Ibnu Hazm (Meninggal 1069), Ibnu Al-Jawzi (meninggal 1200), Ibnu Taymiya (meninggal 1328) dan Ibnu Khaldun (meninggal 1406).
Imam Ibnu Hazm (7 November 994–15 August 1069, 456 AH), di klaim mengatakan:
- "Pasal penjelasan tentang bulatnya bumi. Tidak ada satu pun dari ulama kaum muslimin, semoga Allah meridhai mereka semua, yang mengingkari bahwa bumi itu bulat dan tidak dijumpai bantahan atau satu kalimat pun dari salah seorang dari mereka." (Buku "Matahari Mengelilingi Bumi Sebuah Kepastian Al-Qur'an dan As-Sunnah Serta Bantahan Terhadap Teori Bumi Mengelilingi Matahri", Ahmad Sabiq bin AbdulLathif Abu Yusuf, Penerbit Pustaka Al-Furqon, Gresik, Bab 4.1, hal.77-78, yang konon penulisnya mengutip itu dari "al Fishal fil Milal wan Nihal 2/97")