Showing posts with label kekerasan islam. Show all posts
Showing posts with label kekerasan islam. Show all posts

Apakah Islam Sebuah Agama Yang Cinta Damai?

Apakah Islam Sebuah Agama Yang Cinta Damai?


Introduksi

Saudara-saudari:   
Subyek ini sangatlah tidak mudah, baik bagi anda, para pendengar, dan juga bagi saya, oleh karena segala sesuatu yang sedang terjadi pada saat ini. Saya memilih satu dari dua pilihan yang ada – walau pilihan yang termudah pun masih merupakan pilihan yang sulit. Apakah saya harus menyampaikan apa yang dianggap tepat secara politik? Atau apakah saya harus mengatakan kebenaran? Yang terakhir inilah yang saya pilih, dengan meyakini apa yang dikatakan oleh Tuhan Yesus Kristus: “Kamu akan mengenal kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu”.   

khalifah Abbasiyah Al-Ma'mun

khalifah Abbasiyah Al-Ma'mun

Abū Ja ʿ jauh Abdullah Al-Ma ʾ mun bin Harun (juga dieja Almamon, Al-Maymun, Al-Ma'moon, dan el-Mamoun, Arab ابوجعفر عبدالله المأمون) (13 September 786-9 August 833) (المأمون) adalah Abbasiyah khalifah yang memerintah dari 813 sampai kematiannya pada 833. Ia menggantikan saudaranya al-Amin yang tewas selama pengepungan Baghdad (813).

Al-Ma ʾ mun lahir di Baghdad, pada tanggal 15 September 786 CE ke Abbasiyah khalifah Harun al-Rasyid dan Persia wanita bernama Marajil.

Al-Tabari (ay 32, p. 231) menjelaskan al-Ma'mun sebagai rata-rata tinggi, kulit ringan, tampan dan memiliki jenggot panjang kehilangan warna gelap saat ia berusia. Ia menceritakan anekdot tentang kemampuan khalifah untuk berbicara singkat dan fasih tanpa persiapan, kemurahan hatinya, ia menghormati Muhammad dan agama, rasa moderasi, keadilan dan kasih-Nya puisi.

Kekerasan Atas Nama Agama

Kekerasan Atas Nama Agama

tokoh lintas agama pada Rabu (19/09/2012) lalu berkumpul di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Agama (PBNU). Mereka menggelar dialog dan konferensi pers bertajuk Kekerasan Atas Nama Agama.

Pertemuan itu berlangsung tak lama setelah ratusan kaum Muslim di Jakarta mendatangi Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat guna memprotes sikap lembek pemerintah Paman Sam atas penghinaan yang dilakukan salah seorang warga mereka terhadap Rasulullah SAW. Sempat terjadi keributan dalam aksi itu.

Bukan hanya di Indonesia aksi protes ini terjadi. Di hampir semua negara Islam, aksi serupa juga digelar, bahkan jumlahnya lebih besar. Mereka mengutuk sang pembuat film tersebut. Mereka menuntut agar pelaku penghinaan dihukum seberat-beratnya.

jalankan Syariat Islam, kekerasan di ACEH meningkat

jalankan Syariat Islam, kekerasan di ACEH meningkat

aksi perempuan aceh menentang kekerasan dan pelecehan seksual

355 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Terjadi di Aceh, 143 Diantaranya Kekerasan Seksual

Sebanyak 355 kasus kekerasan terhadap perempuan terjadi di Aceh sepanjang tahun 2013. Berdasarkan data tersebut, 143 di antaranya merupakan kasus kekerasan seksual.

Data itu diungkapkan Gerakan Perempuan Aceh saat menggelar aksi di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh. Aksi yang diikuti oleh puluhan perempuan Aceh ini digelar untuk memperingati hari perempuan internasional yang diperingati setiap 8 Maret.

Sadis! Waria Muslim Aniaya Warga Hingga Tewas

Sadis! Waria Muslim Aniaya Warga Muslim Hingga Tewas

Seorang warga dianiaya hingga tewas oleh waria. Waria yang biasa mangkal dekat salah satu rumah sakit di kawasan Pasar Jambi itu jengkel. Kapolsek Jambi Timur Kompol M Zuhairi mengatakan waria bernama Rustam alias Tamara (36 tahun) berhasil diamankan pada Jumat (28/2) setelah menganiaya korbannya hingga meninggal dunia.

Hasil pengakuan kepada polisi, Tamara melakukan penganiayaan terhadap Budiono (31) setelah pelaku ditegur dan ditendang oleh korban di lokasi mangkalnya pelaku.