Negara Islam Mesir Perangi Pemerkosaan, mungkinkah?

Negara Islam Mesir Perangi Pemerkosaan, mungkinkah?

Tujuh laki-laki dijatuhi hukuman penjara seumur hidup hari Kamis (17/7) karena terbukti melakukan serangan seksual di Taman Tahrir, menyusul janji otoritas baru Mesir untuk mengatasi epidemi kejahatan.

Sejak pemberontakan tahun 2011 yang menjatuhkan presiden Husni Mubarak, berbagai kasus pelecehan seksual meningkat di Mesir, dengan para perempuan secara rutin diserang pada saat aksi-aksi unjuk rasa dan di sekitar Tahrir, yang menjadi pusat kegiatan demonstrasi.

Pengadilan Mesir juga menjatuhkan hukuman penjara kepada dua terdakwa lainnya dengan hukuman 20 tahun atas kasus penyerangan seksual sejak Januari 2013.

Serangan itu terjadi pada tanggal 3 dan 8 Juni saat para pendukung bersuka ria merayakan kemenangan dan pelantikan Abdel Fattah al-Sisi sebagai presiden, serta 25 Januari 2013 ketika Mesir memperingati tahun kedua revolusi anti-Mubarak.

Mahasiswi Unpad Ditemukan Pingsan

Mahasiswi Unpad Ditemukan Pingsan

Masyarakat Cikole Lembang digegerkan dengan penemuan sesosok perempuan dalam kondisi pingsan di salah satu pusat perbelanjaan kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Kapolsek Lembang AKP Santiaji Kartasasmita mengatakan, perempuan yang diketahui berinisial JS dan berstatus sebagai mahasiswi di Universitas Padjadjaran (Unpad) ditemukan Senin (19/5/2014) sekitar pukul 04.00 WIB.

"Saat itu kondisinya lemas dan tidak sadarkan diri. Pertama kali ditemukan oleh warga sekitar sebelum dilaporkan kepada pihak kepolisian," ujar Santiaji.

Dia menjelaskan, dari hasil penyelidikan sementara, mahasiswi ini diduga menjadi korban penyekapan di sekitar wilayah Jatinangor. Ia kemudian dibawa ke kawasan Sumedang sebelum akhirnya dibuang di Lembang.

Bocah Kelas 4 SD Dicabuli Penjual Siomay

Bocah Kelas 4 SD Dicabuli Penjual Siomay

Jakarta - Pelecehan dan tindak kekerasan seksual anak kembali terjadi. Kali ini menimpa SS, bocah yang masih duduk di kelas 4 SD di bilangan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Rabu (14/5/2014), SS diudga menjadi korban perkosaan oleh seorang penjual siomay keliling yang kerap menjajakan dagangannya di sekitar rumahnya.

Pelaku yang diketahui bernama Bachri (54 tahun) mencabuli SS di pinggir jalan SD III Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Sebelum melakukan tindak kejahatannya, pelaku merayu korban dengan memberikan siomay gratis agar aksinya berjalan lancar.

Remaja Putri Diperkosa 38 Pria

Remaja Putri Diperkosa 38 Pria

Kelantan - Miris dan memprihatinkan sekali kejadian kekerasan terhadap wanita di Asia selama beberapa pekan terakhir, entah di Pakistan, India, ataupun di Timur Tengah. Berita yang dilansir The Daily Mail, 31 Mei 2014, menambah daftar kejadian kekerasan terhadap wanita Asia.

Seorang remaja putri berusia 15 tahun di Malaysia diudga diperkosa oleh 38 pria di dalam gubuk kosong yang dipergunakan sebagai tempat menikmati narkoba. Serangan mengerikan ini ditengarai terjadi di Kelantan, Malaysia pada 20 Mei lalu.

Remaja putri ini dikabarkan bertemu dengan seorang temannya yang berusia 17 tahun sebelum ia dibujuk menuju gubuk kosong itu. Temannya itu diduga berkomplot dengan para terduga pemerkosanya. Pria-pria itu memperkosa remaja putri itu secara bergantian selama beberapa jam lamanya. Beberapa laporan memperkirakan ada 38 pria yang terlibat.

Pemuda Perkosa Ibu dan Adik Kandungnya

Pemuda Perkosa Ibu dan Adik Kandungnya

Muhammad Rozali, pemuda berusia 19 tahun itu kini ditahan di Mapolsek Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Medan, Sumatera Utara.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Kamis (19/6/2014), polisi mengamankan Rozali saat ia nyaris tewas diamuk massa.

Aksi tersangka memang tergolong biadab karena tega memperkosa ibu kandung dan adiknya setelah ayahnya meninggal dunia 3 bulan yang lalu.

Tersangka mengaku tergiur karena melihat adegan video porno dari telepon genggam miliknya. Dan bejatnya tersangka melampiaskan nafsunya kepada ibu dan adik kandungnya sendiri.

Kasus itu terbongkar setelah adik tersangka bercerita kepada tetangga bahwa kakak kandungnya tega menggauli dirinya sebanyak 3 kali.

Tetangganya kemudian melapor ke kelurahan yang segera memanggil polisi. Untuk mencegah kemarahan warga, polisi langsung membawa tersangka ke mapolsek. Tersangka pun terancam dengan hukuman selama 15 tahun penjara. sumber

Gadis Pakistan Diperkosa Lalu Digantung Kekasihnya

Gadis Pakistan Diperkosa Lalu Digantung Kekasihnya

Islamabad - Nasib nahas menimpa seorang gadis di Pakistan berinisial MB. Perempuan berusia 20 tahun itu diperkosa, dibunuh dan digantung oleh kekasihnya sendiri.

Sang pacar, Muhammad Saqib, baru saja ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian setempat di Distrik Layyah, Provinsi Punjab setelah 3 hari proses penyelidikan. Saqib dan 2 temannya yang juga terlibat kini telah ditangkap dan ditahan.

Kepada aparat, Saqib mengakui melakukan perbuatan biadab tersebut kepada MB lantaran permintaan untuk berhubungan badan dengan dia dan 2 rekannya di sebuah toko sayur ditolak korban.

Pria Cabuli Gadis Keterbelakangan Mental

Pria Cabuli Gadis Keterbelakangan Mental

Bogor - Akibat sering menonton film porno, seorang pria paruh baya tega memperkosa gadis keterbelakangan mental. Geram atas kelakuan bejat pria bernama Suminto (62) warga Parung Jambu RT 02/10 Kelurahan Empang Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor ini warga menghadiahi bogem mentah.

Pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai pemulung ini menjadi menjadi bulan-bulanan warga sebelum akhirnya diamankan petugas ke Mapolres Bogor Kota.

Bapak beranak 3 ini mengaku nekat memperkosa PA (19) karena terangsang setelah menonton video porno. "Saya sudah tiga kali melakukan (pemerkosaan)," ungkap pelaku kepada petugas saat diinterogasi, Senin (23/6/2014) malam.

Suminto menuturkan, usai memerkosa, ia memberikan korban uang dengan jumlah yang berbeda-beda. Kadang Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.

Kasatreksrim Polres Bogor Kota, AKP Condro Sasongko mengatakan Suminto ditangkap setelah mendapat laporan dari warga. Di mana pelaku sudah dikepung dirumahnya saat bersama korban.

"Diketahui korban sedang berada di rumah pelaku, hingga akhirnya membuat warga marah dan mengepung rumah pelaku," paparnya.

Hingga kini pelaku masih mendekam di Mapolres Bogor Kota dan Petugas terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. sumber