Wanita Shalihah Bersama Suami Terakhirnya di dalam Surga Islam

Wanita Shalihah Bersama Suami Terakhirnya di dalam Surga Islam

Muslimah disurga hanya dengan suami terakhirnya
Beliau ditanya: setelah masa iddah-ku selesai disebabkan karena suamiku meninggal, ada beberapa orang yang datang melamarku, dan aku enggan menikah agar aku menjadi istri bagi suami pertamaku yang telah meninggal, yang ketika aku bersamanya kami memiliki 3 orang anak.

Alasanku dalam hal ini adalah sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam:

المَرْأَةُ لآخِرِ أَزْوَاجِهَا
"seorang wanita itu bersama suami terakhirnya."

Dan telah dipraktekkan pula oleh Ummu Darda' radhiallahu anha, apakah aku berdosa jika aku menolak untuk menerima pinangan orang yang telah diridhai agama dan akhlaknya?

Beliau -hafizhahullah- menjawab:

الحمدُ لله ربِّ العالمين، والصلاةُ والسلامُ على مَنْ أرسله اللهُ رحمةً للعالمين، وعلى آله وصَحْبِهِ وإخوانِه إلى يوم الدِّين، أمّا بعد:
Seorang wanita jika berada dibawah bimbingan seorang suami yang saleh lalu suaminya meninggal, dan si istri terus berstatus sebagai janda setelahnya dan tidak menikah, Allah akan mengumpulkan keduanya di dalam surga, dan jika dia memiliki beberapa suami di dunia, maka dia di dalam surga bersama suami terakhirnya jika mereka sama dalam akhlak dan kesalehannya, berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wa aalihi wasallam :

Ganjaran untuk Muslimah di Surga Islam

Ganjaran untuk Muslimah di Surga Islam

al-jannah, janji surga untuk muslimah hanya Menikah saja
Suatu saat Ummu Habibah seperti diriwayatkan oleh Anas bin Malik bertanya kepada Rasulullah SAW perihal nasib seorang istri yang pernah nikah lebih dari dua kali, lantaran suami yang pertama telah meninggal dunia. Rasul pun menjawab, istri tersebut, saat di surga, akan kembali kepada sang suami yang memiliki akhlak paling baik selama hidup di dunia.

Riwayat lain dari Ummu Salamah menegaskan ganjaran Muslimah di surga nanti bahwa para Muslimah tersebut justru akan lebih cantik dari bidadari di surga. Seperti nilai baju lapisan luar yang mentereng dibandingkan dengan baju lapisan dalam.

Syekh Manshur Arabi menegaskan hal yang sama. Kenikmatan dan kebahagiaan surga juga akan dirasakan oleh Muslimah dan tidak terbatas pada laki-laki. Penegasan ini seperti tertuang dalam surah an-Nisa ayat 124.

Surga Islam adalah Lokalisasi dan wisata SEX terbesar dalam Agama

Surga Islam adalah Lokalisasi dan wisata SEX terbesar dalam Agama

Al-Jannah, Janji Surga dengan perawan pemuas seksualnya
Selain dari MABUK dengan anggur dan hal-hal duniawi lainnya, diperkirakan ada juga tempat untuk berbulan madu di Al-janna.
Para pria Muslim perayu wanita di bumi adalah gambaran moralitas dari apa yang akan menanti mereka di surga.

Janji menikmati Bidadari Surga

Diantara sekian banyak pahala yang dijanjikan untuk orang-orang Muslim yang setia, ada pula janji bahwa mereka akan diberikan wanita-wanita cantik yang bermata besar dan penuh nafsu seperti yang tertuang dalam surat Sad ayat 52,Ad-Dukhan ayat 54 dan surat At-Tur ayat 20.

وَعِندَهُمْ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ أَتْرَابٌ
Dan pada sisi mereka (ada bidadari-bidadari) yang tidak liar pandangannya dan sebaya umurnya. [QS 38:52]

كَذَٰلِكَ وَزَوَّجْنَاهُم بِحُورٍ عِينٍ
demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari. [QS 44:54]

مُتَّكِئِينَ عَلَىٰ سُرُرٍ مَّصْفُوفَةٍ ۖ وَزَوَّجْنَاهُم بِحُورٍ عِينٍ
mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli. [QS 52:20]

Kebanyakan Penduduk Surga adalah Orang-orang Miskin

Kebanyakan Penduduk Surga

adalah Orang-orang Miskin Dzikir, Doa, Taubat dan Istighfar

Hadits Muslim 4919

حَدَّثَنَا هَدَّابُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ ح و حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ مُعَاذٍ الْعَنْبَرِيُّ ح و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا الْمُعْتَمِرُ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا جَرِيرٌ كُلُّهُمْ عَنْ سُلَيْمَانَ التَّيْمِيِّ ح و حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ فُضَيْلُ بْنُ حُسَيْنٍ وَاللَّفْظُ لَهُ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا التَّيْمِيُّ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُمْتُ عَلَى بَابِ الْجَنَّةِ فَإِذَا عَامَّةُ مَنْ دَخَلَهَا الْمَسَاكِينُ وَإِذَا أَصْحَابُ الْجَدِّ مَحْبُوسُونَ إِلَّا أَصْحَابَ النَّارِ فَقَدْ أُمِرَ بِهِمْ إِلَى النَّارِ وَقُمْتُ عَلَى بَابِ النَّارِ فَإِذَا عَامَّةُ مَنْ دَخَلَهَا النِّسَاءُ

Aku berdiri di pintu surga, maka kulihat orang-orang yg masuk ke dalamnya kebanyakan dari orang-orang miskin. Sedangkan orang-orang yg bernasib baik di dunia mereka tertahan di luar. Kecuali penduduk neraka mereka langsung diperintahkan masuk ke neraka. Dan aku berdiri pula di pintu neraka, kulihat orang yg masuk kebanyakannya ialah kaum wanita.' [HR. Muslim No.4919].

Sifat Surga Islam dan Kenikmatannya

Sifat Surga Islam dan Kenikmatannya

Hadits Tirmidzi 2449

حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ حَمْزَةَ الزَّيَّاتِ عَنْ زِيَادٍ الطَّائِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا لَنَا إِذَا كُنَّا عِنْدَكَ رَقَّتْ قُلُوبُنَا وَزَهِدْنَا فِي الدُّنْيَا وَكُنَّا مِنْ أَهْلِ الْآخِرَةِ فَإِذَا خَرَجْنَا مِنْ عِنْدِكَ فَآنَسْنَا أَهَالِينَا وَشَمَمْنَا أَوْلَادَنَا أَنْكَرْنَا أَنْفُسَنَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ أَنَّكُمْ تَكُونُونَ إِذَا خَرَجْتُمْ مِنْ عِنْدِي كُنْتُمْ عَلَى حَالِكُمْ ذَلِكَ لَزَارَتْكُمْ الْمَلَائِكَةُ فِي بُيُوتِكُمْ وَلَوْ لَمْ تُذْنِبُوا لَجَاءَ اللَّهُ بِخَلْقٍ جَدِيدٍ كَيْ يُذْنِبُوا فَيَغْفِرَ لَهُمْ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مِمَّ خُلِقَ الْخَلْقُ قَالَ مِنْ الْمَاءِ قُلْنَا الْجَنَّةُ مَا بِنَاؤُهَا قَالَ لَبِنَةٌ مِنْ فِضَّةٍ وَلَبِنَةٌ مِنْ ذَهَبٍ وَمِلَاطُهَا الْمِسْكُ الْأَذْفَرُ وَحَصْبَاؤُهَا اللُّؤْلُؤُ وَالْيَاقُوتُ وَتُرْبَتُهَا الزَّعْفَرَانُ مَنْ دَخَلَهَا يَنْعَمُ لَا يَبْأَسُ وَيَخْلُدُ لَا يَمُوتُ لَا تَبْلَى ثِيَابُهُمْ وَلَا يَفْنَى شَبَابُهُمْ ثُمَّ قَالَ ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ يَرْفَعُهَا فَوْقَ الْغَمَامِ وَتُفَتَّحُ لَهَا أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَيَقُولُ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ وَعِزَّتِي لَأَنْصُرَنَّكِ وَلَوْ بَعْدَ حِينٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ لَيْسَ إِسْنَادُهُ بِذَاكَ الْقَوِيِّ وَلَيْسَ هُوَ عِنْدِي بِمُتَّصِلٍ وَقَدْ رُوِيَ هَذَا الْحَدِيثُ بِإِسْنَادٍ آخَرَ عَنْ أَبِي مُدِلَّةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Andai kalian bila pergi meninggalkanku berada dalam kondisi kalian seperti itu, niscaya para malaikat mengunjungi kalian di rumah-rumah kalian & seandainya kalian tak berbuat dosa, niscaya Allah menciptakan makhluk baru agar mereka berbuat dosa lalu Allah akan mengampuni mereka. Berkata Abu Hurairah: Aku berkata:
Wahai Rasulullah, dari apa makhluk diciptakan?
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam menjawab: Dari air. Kami bertanya: Surga, apa bangunanya?
Beliau menjawab: Bata dari perak & bata dari emas, semennya minyak kesturi yg harum, tanahnya mutiara & permata, debunya za'faran, barangsiapa memasukinya, ia bersenang-senang dgn tak jemu, kekal, tak mati, baju mereka tak usang, kemudaan mereka tak lenyap. Setelah itu beliau bersabda:
Tiga orang yg doanya tak tertolak; imam adil, orang puasa saat berbuka & doa orang yg terzhalimi, doanya diangkat diatas awan & pintu-pintu langit dibukakan, Rabb 'azza wajalla berfirman: Demi keperkasaanKu, aku akan menolongmu meski setelah selang berapa lama. Berkata Abu Isa: Hadits ini sanadnya tak kuat & menurutku tak tersambung. Hadits ini diriwayatkan dgn sanad lain dari Abu Mudillah dari Abu Hurairah dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam. [HR. Tirmidzi No.2449].

Sifat Pohon di Surga Islam

Sifat Pohon di Surga Islam

Hadits Tirmidzi 2446

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِنَّ فِي الْجَنَّةِ لَشَجَرَةً يَسِيرُ الرَّاكِبُ فِي ظِلِّهَا مِائَةَ سَنَةٍ وَفِي الْبَاب عَنْ أَنَسٍ وَأَبِي سَعِيدٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ

Sesungguhnya di surga ada pohon, seorang pengendara berjalan di dalam naungannya selama seratus tahun. Dalam hal ini ada hadits serupa dari Anas & Abu Sa'id. Berkata Abu Isa: Hadits ini shahih. [HR. Tirmidzi No.2446].

Gambaran Sungai Surga Islam

Gambaran Sungai Surga Islam

Hadits Tirmidzi 2494

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا الْجُرَيْرِيُّ عَنْ حَكِيمِ بْنِ مُعَاوِيَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ فِي الْجَنَّةِ بَحْرَ الْمَاءِ وَبَحْرَ الْعَسَلِ وَبَحْرَ اللَّبَنِ وَبَحْرَ الْخَمْرِ ثُمَّ تُشَقَّقُ الْأَنْهَارُ بَعْدُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَحَكِيمُ بْنُ مُعَاوِيَةَ هُوَ وَالِدُ بَهْزِ بْنِ حَكِيمٍ وَالْجُرَيْرِيُّ يُكْنَى أَبَا مَسْعُودٍ وَاسْمُهُ سَعِيدُ بْنُ إِيَاسٍ

Sesungguhnya di surga ada samudera air, samudera madu, samudera susu & samudera khamar, selanjutnya sungai-sungai menyabang kemana-mana. Abu Isa berkata: Hadits ini hasan shahih. Hakim bin Muawiyah adala ayah Bahz bin Hakim & Al Jurairi kuniahnya Abu Mas'ud, namanya Sa'id bin Iyas. [HR. Tirmidzi No.2494].