Siapa Diduga Selewengkan Dana Haji?

Siapa Diduga Selewengkan Dana Haji? 

Inspektur Jenderal Kementerian Agama Mochamad Jasin menyebutkan adanya dugaan oknum di kementeriannya yang melakukan penyelewengan dana haji. Pejabat yang diduga melakukan penyimpangan itu berada di lingkungan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) yang memiliki akses ke biaya penyelenggara ibadah haji (BPIH).
"Dirjen PHU Pak Anggito sudah bilang, kalau memang ada (yang lakukan penyelewengan), tunjuklah. Artinya saya dipersilakan menyebutkan. Inisialnya HWH, AR, dan FR, dan yang lain-lainnya saya lupa. Ini menurut Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)," kata Jasin pada Senin, 10 Februari 2014.

Perempuan Arab Saudi Dilarang Main Ayunan

Perempuan Arab Saudi Dilarang Main Ayunan

Polisi agama Arab Saudi yang ditakuti banyak orang mendatangi taman publik dan memperingatkan sekelompok perempuan yang sedang bermain ayunan. Foto kejadian itu beredar di jejaring sosial di Arab Saudi sebelum diterbitkan sebuah surat kabar berbahasa Arab.
Beberapa perempuan Arab antre membeli makanan cepat saji 
di tempat yang telah ditentukan bagi mereka di kawasan Aziziah, Mekkah, Arab Saudi, (16/10)
 “Beberapa pemirsa gambar mendukung tindakan polisi dengan alasan perempuan yang bermain ayunan bisa mendorong pelecehan oleh pria terhadap mereka,” tulis surat kabar Al Sada, seperti dikutip Emirates 24/7, Selasa, 14 Januari 2014.

Islam me-Razia Celana Ketat

Islam me-Razia Celana Ketat

Gara-gara Pakai Celana Ketat, Dua Pria dan 59 Wanita Terjaring Razia


Petugas Wilayatul Hisbah dan Satpol PP menggelar razia , Sebanyak dua pria yang memakai celana pendek dan 59 perempuan mengenakan pakaian ketat terjaring razia. Dalam razia ini, perempuan non muslim yang terjaring razia juga diminta untuk mengenakan jilbab.
puluhan muslimah yang pamer Aurat-nya
Seluruh pengguna jalan yang melanggar qanun tentang aqidah, akhlak dan syiar Islam diberhentikan petugas, Rabu (5/2/2014). Mereka yang terjaring kemudian didata identitasnya oleh petugas. Mereka baru izinkan melanjutkan perjalanan setelah dibina langsung di lokasi, seperti dirilis detikcom berdasarkan pantauan di Simpang Mesra, Banda Aceh.

Batasan Aurat Pria dan Wanita

Batasan Aurat Pria dan Wanita

Pertanyaan Seputar Batasan Aurat Pria dan Wanita

Aurat Pria dan Wanita
Soal:
Sejauh mana batasan aurat wanita di hadapan pria dan sebaliknya; termasuk di depan mahram, dan non-mahram?

Jawab Seputar Batasan Aurat Pria dan Wanita

Aurat bagi wanita di hadapan lelaki asing, yang bukan mahram-nya, adalah seluruh badannya. Ini diambil dari nash al-Quran yang menyatakan:

وَلاَ يُبْدِيْنَ زِيْنَتَهُنَّ اِلاَّ مَا ظَهَرَ مِنْهَا
Hendaknya wanita tidak menampakkan kecantikan (perhiasan)-nya kecuali yang boleh tampak dari dirinya (QS an-Nur [24]: 31).

Frasa “yang boleh tampak dari dirinya” adalah wajah dan kedua telapak tangan. Inilah batasan aurat di hadapan lelaki asing (bukan mahram). 
Namun, aurat wanita di hadapan lelaki yang merupakan kerabatnya, atau sesama kaum wanita, adalah:
  1. saw’atani (dua kemaluan depan dan belakang), 
  2. qubul (kemaluan depan) dan 
  3. dubur (kemaluan belakang). 
Dalilnya adalah firman Allah SWT: 

Imlek Adalah Hari Raya Agama Kafir

Imlek Adalah Hari Raya Agama Kafir

Bukan Sekedar Tradisi : Haram Atas Muslim Turut Merayakannya

Oleh : M. Shiddiq Al-Jawi
Anda mungkin pernah mendengar pernyataan begini. Bahwa Imlek itu hanyalah tradisi dan bukan bagian ajaran agama tertentu. Karenanya umat Islam khususnya yang beretnis Tionghoa boleh-boleh saja merayakan Imlek. Benarkah Imlek hanya tradisi? Apakah boleh muslim turut merayakan Imlek? Tulisan ini berusaha untuk menjelaskan persoalan ini kepada umat Islam, dengan menelaah ajaran agama Khonhuchu, serta menelaah hukum syariah Islam yang terkait dengan keterlibatan kaum muslimin dalam perayaan hari raya agama lain.
Orang Muslim merayakan Imlek
Imlek Bagian Ajaran Agama Khonghucu, Bukan Sekedar Tradisi Tionghoa

Memang tak jarang kita dengar dari orang Tionghoa, termasuk tokoh-tokohnya yang sudah masuk Islam, bahwa Imlek itu sekedar tradisi. Tidak ada hubungannya dengan ajaran suatu agama, sehingga umat Islam boleh turut merayakannya. Sebagai contoh, Sekretaris Umum DPP PITI (Pembina Iman Tauhid Islam), H. Budi Setyagraha (Huan Ren Cong), pernah menyatakan bahwa Imlek adalah tradisi menyambut tahun baru penanggalan Cina, datangnya musim semi, dan musim tanam di daratan Cina. H. Budi Setyagraha berkata,”Imlek bukan perayaan agama.” (Lihat “Sekjen DPP PITI : Rayakan Imlek Jangan Berlebihan”, Kedaulatan Rakyat, Selasa, 13 Pebruari 2007, hal. 2).

Orang Paling Kafir

Orang Paling Kafir

Nabi Muhammad Adalah Orang Yang Paling Kafir Terhadap Allahnya 

1. Muhammad membunuh kaum lelaki, membagikan kaum wanita, anak-anak kecil berikut harta benda mereka di antara kaum muslimin.

Shahih Muslim, -Imam Muslim- Kitab Jihad Dan Ekspedisi, Bab 16: Mengusir orang-orang Yahudi dari Hijaz .
Hadis riwayat Ibnu Umar Radhiyallahu 'anhu : ia berkata:Bahwa kaum Yahudi Bani Nadhir dan Bani Quraidhah selalu memerangi Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam , sehingga Rasulullah pun lalu mengusir Bani Nadhir dan membiarkan Bani Quraidhah sekaligus membebaskan mereka. Namun setelah itu Bani Quraidhah juga ikut memerangi, maka beliau pun lalu membunuh kaum lelaki mereka serta membagikan kaum wanita, anak-anak kecil berikut harta benda mereka di antara kaum muslimin Kecuali mereka yang meminta perlindungan kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam , maka beliau pun memberikan keamanan kepada mereka sehingga berimanlah mereka. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam juga mengusir orang-orang Yahudi Madinah seluruhnya, yaitu; Bani Qainuqa' (kaum Abdullah bin Salam), Yahudi Bani Haritsah dan setiap orang Yahudi yang berada di Madinah
Hadits marfu'. Nomor: 3312
Sumber: http://hadith.al-islam.com/Bayan/ind/

Doa Nabi Muhammad SAW Sebelum Beliau Wafat

Doa Nabi Muhammad SAW Sebelum Beliau Wafat


Ya Allah! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan Teman Yang Maha Tinggi … 

(Hadis Shahih Bukhari 1573) Lalu beliau mengangkat tangannya sambil mengucapkan: "Teman Yang Maha Tinggi" Lalu beliau wafat dan rebahlah tangan beliau. (Hadits Shahih Bukhari 1574)
Siapakah "Teman Yang Maha Tinggi" itu?
Menurut catatan para Hadis Sahih Bukhari, ialah "Malaikat dan Nabi-nabi". Malaikat tidak disebut yang Maha Tinggi, jadi "teman" beliau bukan malaikat tetapi seorang nabi.