Sifat Kamar Surga Islam

Sifat Kamar Surga Islam

Hadits Tirmidzi 2450

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ فِي الْجَنَّةِ لَغُرَفًا يُرَى ظُهُورُهَا مِنْ بُطُونِهَا وَبُطُونُهَا مِنْ ظُهُورِهَا فَقَامَ إِلَيْهِ أَعْرَابِيٌّ فَقَالَ لِمَنْ هِيَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ هِيَ لِمَنْ أَطَابَ الْكَلَامَ وَأَطْعَمَ الطَّعَامَ وَأَدَامَ الصِّيَامَ وَصَلَّى لِلَّهِ بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ وَقَدْ تَكَلَّمَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ فِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ إِسْحَقَ هَذَا مِنْ قِبَلِ حِفْظِهِ وَهُوَ كُوفِيٌّ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِسْحَقَ الْقُرَشِيُّ مَدَنِيٌّ وَهُوَ أَثْبَتُ مِنْ هَذَا

Sesungguhnya di surga ada kamar-kamar, luarnya terlihat dari dalam dan dalamnya terlihat dari luar. 
Seorang badui menghampiri beliau, ia bertanya: Itu untuk siapa, wahai Rasulullah?
Beliau menjawab: Bagi yg membiasakan ucapannya baik, memberi makan, puasa secara kontinyu, shalat malam untuk Allah saat orang-orang tidur
Berkata Abu Isa: Hadits ini gharib. Sebagian ahlul ilmi membicarakan Abdurrahman bin Ishaq dari sisi hafalannya, ia orang Kufah, sementara Abdurrahman bin Ishaq Al Qurasy, orang Madinah, lebih kuat hafalannya dari dia. [HR. Tirmidzi No.2450].

tentang Surga ISLAM

tentang Surga ISLAM

Al-Jannah, janji Kenikmatan SURGA dalam Islam
berikut ini segala sesuatu tentang Surga ISLAM, bacalah dengan seksama dan ketahuilah, apa itu surga serta bedakan Nikmat duniawi dengan nikmat akhirat:

awalnya ada jaminan untuk itu semua;


Hadis Bukhari Volume 4, Book 54, Number 445:
Narrated Abu Dhar:
The Prophet said, "Gabriel said to me, 'Whoever amongst your followers die without having worshipped others besides Allah, will enter Paradise (or will not enter the (Hell) Fire)." The Prophet asked. "Even if he has committed illegal sexual intercourse or theft?" He replied, "Even then."
Diriwayatkan Abu Dhar:
Nabi mengatakan, "malaikat jibril mengatakan kepada saya, 'siapapun yang mati tanpa memuja tuhan lain selain allah, akan masuk surga." nabi bertanya, "bahkan jika ia melaksanakan hubungan seksual illegal atau mencuri sekalipun ?" jibril menjawab, "bahkan itu sekalipun."

Hadis Bukhari Volume 9, Book 93, Number 579:
Narrated Abu Dharr:
The Prophet said, Gabriel came to me and gave me the glad tidings that anyone who died without worshipping anything besides Allah, would enter Paradise. I asked (Gabriel), 'Even if he committed theft, and even if he committed illegal sexual intercourse?' He said, '(Yes), even if he committed theft, and even if he Committed illegal sexual intercourse."
Diriwayatkan oleh Abu Dharr :
Nabi berkata, Jibril datang padaku dan memberi aku kabar baik bahwa siapa saja yang mati tanpa menyembah apapun selain Allah akan masuk surga. Aku bertanya (pada Jibril), "Walaupun dia mencuri, walaupun dia berzinah?" Dia menjawab, " (Ya), "Walaupun dia mencuri, dan walaupun dia berzinah."

benarkah itu semua?

pertanyaan terpenting yang harus diketahui oleh umat Islam adalah:
Berapa Orang yang bisa Masuk Surga?
siapakah yang akan masuk Surga?
Siapa sebenarnya KAFIR itu?
Tauhid Islam omong kosong?
Tentang Agama Islam
pahami dan mengertilah, itu SURGA dalam AGAMA.. janji seorang NABI

Mabuk dalam Surga ISLAM

Mabuk dalam Surga ISLAM

orang-orang yang akan pergi/memasuki Al-janna Surga, dijanjikan kenikmatan minuman keras (MABUK dalam Surga silam), beragam sungai-sungai anggur yang menggoda yang tergambar dalam surat Muhammad ayat 15, Al-Insan ayat 5, 6, 17 dan Al-Mutaffifin ayat 25 serta 27;

مَّثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ ۖ فِيهَا أَنْهَارٌ مِّن مَّاءٍ غَيْرِ آسِنٍ وَأَنْهَارٌ مِّن لَّبَنٍ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهُ وَأَنْهَارٌ مِّنْ خَمْرٍ لَّذَّةٍ لِّلشَّارِبِينَ وَأَنْهَارٌ مِّنْ عَسَلٍ مُّصَفًّى ۖ وَلَهُمْ فِيهَا مِن كُلِّ الثَّمَرَاتِ وَمَغْفِرَةٌ مِّن رَّبِّهِمْ ۖ كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِي النَّارِ وَسُقُوا مَاءً حَمِيمًا فَقَطَّعَ أَمْعَاءَهُمْ
Apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar (minuman beralkohol) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya? [QS 47:15]

إِنَّ الْأَبْرَارَ يَشْرَبُونَ مِن كَأْسٍ كَانَ مِزَاجُهَا كَافُورًا
Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur, [QS 76:5]

عَيْنًا يَشْرَبُ بِهَا عِبَادُ اللَّهِ يُفَجِّرُونَهَا تَفْجِيرًا
(yaitu) mata air (dalam surga) yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya. [QS 76:6]

وَيُسْقَوْنَ فِيهَا كَأْسًا كَانَ مِزَاجُهَا زَنجَبِيلًا
Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (anggur) yang campurannya adalah jahe (Zanjabil). [QS 76:17]

يُسْقَوْنَ مِن رَّحِيقٍ مَّخْتُومٍ
Mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya), [QS 83:25]

وَمِزَاجُهُ مِن تَسْنِيمٍ
Dan campuran khamar murni itu adalah dari tasnim, [QS 83:27]

apa  komentar dari Para ulama dari Arti Surat Muhammad ayat 15 tersebut?

Al-Jannah SURGA islam penuh kenikmatan Bidadari

Al-Jannah SURGA islam penuh kenikmatan Bidadari

SURGA ISLAM itu penuh dengan Sex, Miras dan Oase
Surga dalam bahasa Arab disebut jannah

tempat orang-orang terpilih mendapatkan kenikmatan puncak atas segala amal baik yang dikerjakannya ketika hidup di dunia. Surga adalah imbalan Tuhan atas hamba-hamba-Nya yang beriman dan yang melakukan perbuatan-perbuatan baik.

Di surga, Tuhan akan memberikan kesenangan dan kenikmatan.

Sebagaimana orang Muslim mempunyai Tuhan mereka sendiri (yaitu Allah) mereka juga mempunyai surga mereka sendiri (Aljana). Allah orang Muslim sangat jauh berbeda dengan Tuhan seutuhnya, demikian pula Aljana sangatlah berbeda dengan gambaran surga kitab agama lainnya.

Mungkin anda sebagai muslim bertanya-tanya; 

Seperti apakah surga itu? Apakah yang kita lakukan disana?

Yang anda dapatkan di surga adalah:
  1. SEX sepuas-puasnya
  2. Minum minuman keras hingga puas
  3. Kenikmatan yang dihayalkan penduduk Gurun Arab, yaitu wilayah penuh sungai dan tumbuhan hijau serta Oase.
berikut ini penjelasannya:

Islam Membela Penjahat TKI Pembunuh dan Pencuri (KAFIR Islami)

Islam Membela Penjahat TKI Pembunuh dan Pencuri

TKI penjahat pembunuh dibela agar dibebaskan,
WNI mencuri ayam disiksa dan tiada maaf baginya
Alasan kenapa kita dan pemerintah sebaiknya menolak menyumbang untuk TKI Penjahat

Alasan 1:
Zaenab, Satinah serta Penjahat TKI itu adalah seorang kriminal, dia terbukti melakukan pencurian dan pembunuhan.. Membela zaenab/Penjahat TKI yang notabene seorang maling dan pembunuh (baca: siapa kafir itu?) karena dasar nasionalisme ga ada bedanya sama muslim yang membela Osama bin Laden dan Terroris serta Penjahat Islam lainnya hanya karena dianggap sodara seiman.
 ingatlah ajaran agama, terurama yang islam, baca Al-Maidah ayat 70 dan An-Nisa ayat 155, disana dijelaskan bahwa Penjahat dan residivis adalah KAFIR. dan haram hukumnya membela kafir.

Orang Indonesia itu aneh, pencopet aja digebukin sampe mati, giliran ada TKI yang melakukan kejahatan lebih besar, dihukum sesuai hukum disana, malah dibela.. Jangan salah, pencopet yang punya motor juga bayar pajak, mereka juga ikutan nyetor duit buat Indonesia, jadi alasan membela Satinah itu karena dia seorang TKI yang mendapat julukan pahlawan devisa itu ga bisa diterima, ini kasusnya per individu, bukan TKI secara umum..

ciptaan Allah yang ke Pertama

ciptaan Allah yang ke Pertama

Surat Fushshilat ayat 9-12, menyajikan urutan pengerjaan Bagaimana penciptaan yang dilakukan Allah, yaitu BUMI dahulu dan kemudian langit:

قُلْ أَئِنَّكُمْ لَتَكْفُرُونَ بِالَّذِي خَلَقَ الْأَرْضَ فِي يَوْمَيْنِ وَتَجْعَلُونَ لَهُ أَندَادًا ۚ ذَٰلِكَ رَبُّ الْعَالَمِينَ
Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam". [QS 41:9]

وَجَعَلَ فِيهَا رَوَاسِيَ مِن فَوْقِهَا وَبَارَكَ فِيهَا وَقَدَّرَ فِيهَا أَقْوَاتَهَا فِي أَرْبَعَةِ أَيَّامٍ سَوَاءً لِّلسَّائِلِينَ
Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya. [QS 41:10]

ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ وَهِيَ دُخَانٌ فَقَالَ لَهَا وَلِلْأَرْضِ ائْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا قَالَتَا أَتَيْنَا طَائِعِينَ
Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati". [QS 41:11]

Kekeliruan dalam proses penciptaan langit dan bumi

Kekeliruan dalam Lamanya proses penciptaan langit dan bumi

Lamanya proses penciptaan langit dan bumi setelah di pisah dengan udara adalah 6 hari dan BUMI diciptakan terlebih dahulu.

berapa hari Allah menciptakan dunia?
Frase arab "سِتَّةِ" (sittati, enam) + ayyāmin ("أَيَّامٍ") tercantum di (surat Al-A'raf ayat 54, Yunus ayat 3, Hud ayat 7, Al-Furqan ayat 59, As-Sajdah ayat 4, Qaf ayat 38 dan Al-Hadid ayat 4), KELIRU jika diterjemahkan paksa menjadi "enam masa", karena harusnya terjemahannya adalah "enam hari":

إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ ۗ أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ
Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam. [QS 7:54]